Jakarta, TopBusiness – Hingga penutupan perdagangan Jumat (04/10) akhir pekan, indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia kembali menguat atau rebound, setelah beberapa hari mengalami tekanan. Indeks komposit Jakarta terangkat 22,72 poin, setara dengan 0,38 persen ke posisi 6.061,252.
Indeks bertambah poin, pasca-ekspektasi analis bahwa Bank Sentral Amerika bakal kembali memangkas suku bunga acuannya, menyusul data indikator makro mengalami pelemahan.
Setelah beberapa saat pembukaan perdagangan, IHSG masih bertahan di zona hijau. Ketika itu, terangkat 33,15 poin (0,55 persen) ke level 6.071,68, diikuti 22,93 poin (0,38 persen) ke level 6.061,46 menjelang akhir sesi I. Dan penutupan sesi I di posisi 6.059,27 atau bertambah 22,74 poin (0,33 persen). Memasuki sesi sore atau II, IHSG masih terus menunjukkan peningkatan poin. Saat itu, menguat 18,20 poin (0,3 persen) ke level 6.056,73, dan jelang penutupan perdagangan, menguat 19,17 poin (0,32 persen) ke level 6.057,7.
Di pasar reguler transaksi berlangsung normal dengan volume mencapai 14.307.494.544 unit dan frekuensi 481.050 kali senilai Rp 7,190 triliun. Beberapa saham mengalami penambahan harga, diantaranya, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) Tbk Rp 60 per unit ke posisi Rp 890, diikuti PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS)Tbk Rp 20 ke posisi Rp 288 dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP)Tbk Rp 3 ke posisi Rp 92.
Penulis: Agus H
