Jakarta, TopBusiness – Pelaku pasar mencermati berbagai berita guna menghitung tingkat permintaan minyak mentah dan pasokannya. Akibatnya, harga emas hitam tersebut terkoreksi.
Produksi minyak OPEC merosot 1,48 juta barel per hari menjadi 28,45 pada September, menyusul serangan atas fasilitas pengolahan minyak Abqaiq Arab Saudi dan ladang Khurais, serta sanksi Amerika terhadap Iran dan Venezuela.
Sementara, pelaku pasar juga mencermati negosiasi pemerintah China dan Amerika seputar transaksi dagang.
Harga minyak jenis brent di London ICE Futures exchange untuk pengiriman Desember turun 0,02 per barel menjadi USD 58,35. Sementara, di New York Mercantile Exchange dengan minyak jenis west texas intermediate untuk pengiriman November negatif 0,06 menjadi USD 52,75 per barel.
Penulis: Agus H
