Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Senin (21/10) ini di Bursa Efek Indonesia terangkat 7,04 poin, atau setara dengan 0,11 persen ke level 6.198,987.
Indeks komposit Jakarta ini terdongkrak berkat antisipasi pelaku pasar, menyusul akan dipublikasikannya laporan keuangan emiten kuartal III. Selain, mengikuti sentimen positif bursa saham regional. Semisal, Bursa saham Tokyo melalui nikkei-225 positif 56 poin ke posisi 22.548, Hang seng (Hong Kong) 6 poin ke posisi 26.725, dan Strait Times (Singapura) 27 poin ke posisi 3.141.
Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG menguat 15,94 poin (0,26 persen) ke level 6.207,89, dan terus menguat hingga jelang penutupan perdagangan sesi I yakni 21,32 poin (0,34 persen) ke level 6.213,26 dan akhir perdagangan 7,56 poin (0,12 persen) ke level 6.199,51. Usai rehat, indeks menguat 7,02 poin (0,11 persen) ke level 6.198,97 menjelang akhir perdagangan hari ini.
Di pasar reguler aktivitas transaksi perdagangan berlangsung normal dengan ditandai volume mencapai 19.434.216.929 kali dan frekuensi 529.909 kali senilai Rp 8,102 triliun. Sejumlah saham yang mengalami peningkatan harga, seperti, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) Rp 15 ke posisi Rp 1.005, diikuti PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Rp 185 ke posisi 1.880 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 300 ke posisi 43.425.
Penulis: Agus H
