
Jakarta, businessnews.id — Pemerintah Daerah (Pemda) diharapkan mulai dapat menghitung alokasi anggaran untuk program perumahan di daerahnya masing-masing. Sebab semakin bertambahnya penduduk akan berdampak pada kebutuhan hunian yang cukup besar pula. Dalam hal inilah, pengadaan rumah susun (rusun) harus diprioritaskan daripada rumah tapak.
“Kami juga siap duduk bersama dengan para pengembang untuk ikut mendukung Pemda membangunan hunian vertikal di daerah. Namun demikian, Pemda juga harus bisa membantu penyediaan lahan serta perijinan sehingga pembangunan rusun di daerah dapat berjalan dengan baik,” ujar Sekretaris Kementerian Perumahan Rakyat RI, Rildo Ananda Anwar, di Jakarta (17/9/2014).
Rildo, dalam keterangan pers, mengatakan bahwa pihaknya kembali mengingatkan Pemda untuk memprioritaskan pembangunan rusun ketimbang rumah tapak, khususnya di daerah kota besar yang memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi.
“Adanya pembangunan rusun selain dapat menghemat pemanfaatan lahan untuk tempat tinggal, juga menjadi terobosan di sektor perumahan agar masyarakat bisa lebih dekat tinggal di kawasan perkotaan,” dia mengatakan.
Menurut Rildo, ke depan Pemda akan semakin sulit menemukan lahan yang cukup luas dengan harga yang terjangkau di kota-kota besar di Indonesia.
Oleh karena itu, dengan membangun rusun, Pemda dapat menyediakan hunian yang lebih banyak untuk masyarakat khususnya mereka yang kurang mampu. (Achmad Adhito)
Editor: Achmad Adhito