Jakarta, TopBusiness – Pelaku pasar komoditas khawatir akan peluang pasokan minyak mentah banyak, menyusul terjadi peningkatan stok di Amerika. Walhasil, harga pun tergerus.
Di London ICE Futures Exchange, brent untuk pengiriman Desember minus USD 98 sen atau 1,6 persen ke level USD 60,61 per barel. New York Mercantile Exchange, jenis minyak west texas intermediate untuk pengiriman Desember turun USD 48 sen (0,9 persen) ke posisi USD 55,06 per barel.
Selain, harga emas hitam itu pun terkena sentimen kekhawatiran akan terjadi penundaan pertemuan antara China-Amerika dalam merampungkan sengketa dagang.
Badan informasi Amerika melansir, stok minyak melambung di saat impor lebih tinggi dan rilis dari cadangan nasional. Padahal, bensin dan sulingan justru mengalami penurunan saat kilang meningkatkan produksi.
Penulis: Agus H
