
Jakarta, businessnews.id — IndoPrimer Investment bekerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia, meluncurkan produk reksadana ETF (exchange traded fund) berbasis saham. Produk bernama Reksadana Primier ETF Sri Kehati itu berkode perdagangan XISR.
Menurut Direktur Utama IndoPrimer Invesment, Jhon D. Item, di Jakarta hari ini (26/9/2014), itu menjadi produk pertama di Asia Tenggara berkategori SRI (sustainable responsible invesment) atau produk investasi yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
“Reksadana ini produk ETF kami yang keenam yang berkategori SRI,” dia berkata.
Produk ini mengacu pada indek SRI Kehati yang berisikan 25 saham yang konstituennya dipilih dari sektor pertanian, industri dasar-kimia, barang konsumsi, keuangan, infrastruktur, aneka industri, pertambangan, properti , perdagangan, jasa, dan investasi.
Sementara Sri Kehati sendiri, terang Direktur Eksekutif Yayasan Kehati M.S. Sembiring, jika dilihat dari performanya sejak Juni 2009 secara konsisten berada di atas LQ45.
“Secara berkala atau setiap enam bulan sekali, konstituen Sri Kehati akan dievaluasi oleh Komite Indeks Kehati berdasarkan kriteria-kriteria tertentu,“ terang dia.
Pada peluncuran perdagangan, Reksadana ETF Sri Kehati di harga Rp 295 per unit, dengan total unit yang diperdagangkan 125.300.000 unit penyertaan, dan total nilainya Rp 36,893 miliar.
Sementara, total dana kelolaan atau asset under management IndoPrimer Investment dari produk baru ini sebesar Rp 100 miliar hingga akhir tahun.
“Atau 10 persen dari total dana kelolaan kami,” kata Jhon.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Editor: Achmad Adhito