Jakarta, TopBusiness – Kementerian Perindustrian atau Kemenperin sedang memprioritaskan pengembangan industri kimia di dalam negeri, sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, sehingga mendorong peningkatan investasi global.
“Lotte Chemical memastikan untuk menambah investasinya, sehingga akan menjadi USD 4,3 miliar untuk pembangunan kompleks pabrik petrokimia di Indonesia. Mereka mau tambah investasi, meski pabriknya saat ini masih dalam proses pembangunan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (20/11), sebagaimana dikutip dari kemenperin.go.id.
Menperin Agus bersama rombongan melakukan pertemuan dengan direksi Lotte Chemical di Seoul, Korea Selatan. Dengan tambahan investasinya, Lotte akan meningkatkan kapasitas produksi naphta cracker menjadi 3,5 juta ton per tahun dari rencana awalnya 2 juta ton per tahun.
Sebelumnya, korporasi raksasa asal Negeri Ginseng tersebut, telah membenamkan modalnya untuk membangun kompleks pabrik petrokimia di Cilegon, Banten sebesar USD 3,5 miliar atau sekitar Rp 53 triliun. Apabila tambahan investasi terealisasi, diproyeksi menjadi USD 4,3 miliar atau sekitar Rp 60,6 triliun.
Penulis: Agus H
