TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Konsumsi Rumah Tangga RI Terbesar Asean

Achmad Adhito
22 November 2019 | 10:23
rubrik: Business Info
FOTO – REI Gelar Indonesia International Property Expo 2019 

Ilustrasi Pameran Properti. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Peringkat konsumsi rumah tangga Indonesia melampaui negara tetangga di kawasannya, dengan total pengeluaran rumah tangga diperkirakan mencapai USD 0,6 triliun per 2018. Angka itu diperkirakan mencakup 42% dari total pengeluaran rumah tangga di Asean+6 (Asean dan enam negara mitranya). Hal tersebut dipaparkan tim analis Bank DBS Indonesia, melalui keterangan tertulis yang diterima Majalah TopBusiness, semalam.

Tim analis itu memerkirakan, angka tersebut tumbuh menjadi 44% pada 2030, dengan pengeluaran meningkat dua kali lipat menjadi USD 1,2 triliun, dan ini adalah peluang luar biasa besar bagi perusahaan.

Berdasarkan atas kajian mendalam tentang setiap negara, diketahui bahwa konsumsi pribadi per kapita Indonesia sekitar USD 2,4 ribu  pada 2018 (konstan sejak 2010), dan diperkirakan mencapai sekitar USD 4 ribu pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) di atas 4%.

Konsumsi pangan mencakup 51,4% dari pengeluaran konsumsi rumah tangga Indonesia pada 2010. Dengan pertumbuhan pendapatan, persentase tersebut turun menjadi 49,5% pada 2018.

“Ke depan, kami memperkirakan pangan lebih rendah, mencakup sekitar 46,7% dari proyeksi kebutuhan konsumsi pada 2030. Ini serupa dengan kecenderungan yang ditunjukkan Malaysia dan Thailand yang proporsi pengeluaran konsumsi rumah tangga yang disediakan untuk kebutuhan pangan cenderung menurun seiring dengan peningkatan pendapatan dan perubahan pola konsumsi, ditandai dengan peningkatan pengeluaran untuk kebutuhan bukan pangan, seperti, perumahan dan fasilitas rumah tangga, barang dan jasa,” ulas tim itu.

Diperkirakan pula, konsumsi condong kepada kebutuhan sekunder dengan bobot lebih rendah untuk kebutuhan dasar, seperti, pangan dan sandang.

(Adhito)

BACA JUGA:   Bank DBS Indonesia Salurkan Pendanaan untuk BUMN
Tags: bank dbs indonesiakonsumsi rumah tangga
Previous Post

Diterbitkan, Surat Berharga Komersial Pertama di RI

Next Post

Rupiah Menguat 2,03 Persen Sejak Awal Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR