
Jakarta, businessnews.id —– Blue Bird menargetkan pendapatan tahun 2014 tumbuh 30 persen dibanding tahun 2013. Pertumbuhan itu akan tetap ditopang dari lini usaha taksi reguler, yakni 80 persen dari total pendapatan.
Menurut Direktur Keuangan Blue Bird, Robert R. Rerimasei, di Jakarta hari ini (3/10/2014), pendapatan bersih tahun 2013 sebesar Rp 3,921 triliun. ”Dan kami harapkan bahwa tahun ini meningkat 30 persen dari tahun lalu.”
Hingga 30 April 2014, total pendapatan telah mencapai Rp 1,477 triliun atau tumbuh sebesar 31,6 persen dibanding periode yang sama tahun 2013.
Blue Bird juga berhasil mencatat campound annual growth rate (CAGR) sebesar 23,7 persen dalam tiga tahun terakhir, dari Rp 2,56 triliun menjadi Rp 3,921 triliun.
Hal ini disebabkan oleh tindakan pengembangan dan perbaikan dalam aspek operasional dan strategi bisnis.
Selain itu, ia menambahkan, Blue Bird saat ini masih menjadi pemimpin pasar dengan penguasaan 33 persen di Indonesia berdasarkan jumlah armada beroperasi.
“Per 30 April 2014, jumlah seluruh armada taksi kami di 30.298, dan 23.932 diantaranya merupakan taksi reguler. Kami juga masih memegang lisensi tambahan sebanyak 7.504 taksi di seluruh Indonesia,” terang dia.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz