Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Selasa (26/11) ini berkurang 44,57 poin, atau setara dengan 0,73 persen ke posisi 6.026,188. Indeks komposit Jakarta mendekati level psikologis 6.000.
Indeks masih dalam batas wajar konsolidasi dan sedang berupaya ke luar dari zona tersebut. Selain, tetap mencerna seputar kemajuan kesepakatan dagang antara Amerika-China.
IHSG tak mampu bertahan di area hijau. Setelah menguat pada awal perdagangan dan mampu bertahan hingga level 6.073,26 atau positif 2,5 poin (0,04 persen), indeks akhirnya berkurang pada penutupan sesi I menjadi 6.066,36, atau 4,41 poin (0,07 persen). Selepas itu, tak berubah menjadi 6.065,05 poin 5,71 poin (0,09 persen). Bahkan, hingga jelang penutupan perdagangan hari ini 24,67 poin (0,41 persen) ke level 6.046,09.
Di pasar reguler, transaksi berjalan ramai dengan volume mencapai 11.885.893.832 unit saham, dan frekuensi 599.897 unit senilai Rp 13,330 triliun. Beberapa saham mengalami tekanan harga, diantaranya, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 150 ke level Rp 6.350, kemudian PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) Rp 50 ke posisi Rp 1.340 dan PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) Rp 8 ke level Rp 402 per unit.
Penulis : Agus H
