TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Insinyur Ikuti Wokshop Jembatan Lengkung LRT

Agus Haryanto
29 November 2019 | 09:16
rubrik: Ekonomi
Insinyur Ikuti Wokshop Jembatan Lengkung LRT

Jakarta, TopBusiness – Sebanyak 1.000 engineer dari berbagai daerah berkumpul di Auditorium Kementerian PUPR mengikuti Workshop Jembatan lengkung LRT untuk sharing pengetahuan dari para ahli desainer dan spesialist yang merancang pembangunan Jembatan Lengkung LRT Kuningan.

Acara ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan motivasi terhadap insinyur, professional, generasi muda PUPR, serta masyarakat pada umumnya bahwa engineer Indonesia mampu merancang jembatan kereta box beton lengkung dengan bentang terpanjang dan radius terkecil di Indonesia serta melakukan Pengujian Axial Statistic Loading Test pada Pondasi Bored Pile dengan Beban Terbesar di Indonesia. Dengan keunggulan tersebut jembatan ini berhasil meraih Rekor Muri Indonesia.

Jembatan lengkung LRT Kuningan diapresiasi Presiden Jokowi ini, didesain para alumni ITB yang tergabung dalam tim yang dipimpin Dina Alvira Delitriana dan manajemen konstruksinya didukung oleh tim yang diketuai Yunaldi. Keduanya merupakan profesional-profesional muda yang telah membuktikan karyanya. “Hal ini harus dicontoh teman-teman generasi muda agar tetap tekun berkarya dan mencetak inovasi-inovasi baru dan out of the box,” kata Danis H. Sumadilaga, selaku Ketua Alumni Sipil (Alsi) ITB pada pembukaan acara.

       Dia mengatakan, workshop Jembatan Lengkung LRT ini merupakan langkah awal yang penting dalam mencetak inspirator-inspirator selanjutnya. “Saya berharap agar pertemuan ini menghasilkan bahan pemikiran dalam mewujudkan Indonesia Maju berlandaskan Nawacita,” tegas Danis dalam siaran pers.

Menteri Basuki menyampaikan apresiasi terhadap insinyur lokal yang berperan di balik perencanaan pelaksanaan konstruksi jembatan Lengkung Bentang Panjang 148 meter Kereta Light Rail Transit atau Laju Raya Terpadu (LRT) Jakarta Bogor Depok dan Bekasi (Jabodebek). “Saya sampaikan apresiasinya, sebab jembatan lengkung ini didesain dengan baik oleh Ibu Arvilla Delitriana sebagai insinyur lokal dari ITB. Saya akan hadiahi satu bulan DOM (Dana Operasi Menteri). Desain ini sangat unik dan bisa dipatenkan,” kata Menteri Basuki.

BACA JUGA:   Akhir 2019, Ekonomi Tetap Tumbuh

Menteri Basuki menyatakan, prestasi Dina tersebut dapat menjadi pemicu bagi para insinyur Indonesia lainnya untuk diikuti.  Dikatakan Menteri Basuki, Dina sebelumnya juga telah merancang Jembatan Kali Kuto Semarang, Jembatan Layang khusus Busway ruas Adam Malik di Jakarta, Jembatan Pedamaran 1 dan 2 di Provinsi Riau, dan Jembatan Kereta Api Cirebon-Kriya, serta Jembatan Perawang di Provinsi Riau.

Pada workshop ini juga dilakukan pemberian penghargaan yang disampaikan oleh Ketua Umum ALSI ITB Dr. Ir. Danis H Sumadilaga, M.Eng.Sc, IPU kepada kedua narasumber sebagai pemegang Rekor MURI dan menjadi inspirator bagi para insinyur lain. Dr. Danis juga mengajak para engineer generasi muda dan para mahasiswa sipil agar terus berkarya, bekerja keras dan tekun berinovasi.

Turut hadir dalam acara ini  Ketua DPD HPJI DKI Jakarta Iwan Zarkasi, Ketua Badan Kejuruan Sipil PII Bambang Goeritno, Para Senior ALSI ITB

 

Albarsyah

Previous Post

IHSG Terkoreksi Tipis

Next Post

Pelabuhan Benoa Dikembangkan jadi Kawasan Turis Terpadu Dunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR