Jakarta, TopBusiness—PT Bukit Asam Tbk. telah mengalihkan sebagian saham yang dibeli melalui proses buyback. Saham yang dialihkan tersebut diserap oleh dua pihak yakni BNI Sekuritas dan Danareksa Sekuritas.
Corporate Secretary Bukit Asam, Suherman, mengatakan di Jakarta hari ini bahwa nilai dana yang didapat dari pengalihan saham tersebut, di Rp 240,23 miliar. “Itu adalah nilai tanpa memertimbangkan biaya placement,” kata dia.
Pengalihan kepada dua perusahaan sekuritas tersebut berlangsung di 4 Desember 2019. Jumlah saham yang dialihkan di hari tersebut sebanyak 96.093.700 lembar.
Sepanjang tahun 2019, dia menambahkan, pengalihan seperti itu sudah berlangsung empat kali. Yakni di 2 April 2019, 2 Mei 2019, dan 4 Desember 2019. Total saham yang dialihkan sebanyak 649.987.500 lembar.
“Untuk rata-rata harga penjualan saham treasury itu, di Rp 3.347 per lembar. Kini, saham treasury yang masih kami miliki 330.296.000 lembar. Atau 2,87% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh,” ujarnya pula.
(Adhito)
