
Jakarta, businessnews.id — Pertamina siap mengoperasikan delapan SPBU Vi-Gas (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Vi-Gas) baru di Jakarta dan kawasan sekitarnya. Itu mendampingi yang sudah ada sebelumnya yakni 11 buah di Jakarta dan sekitarnya, serta tiga buah di Pulau Bali.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Pertamina Muhamad Husen mengatakan di Jakarta (14/10/2014), jika dilihat dari populasi kendaraan yang mengonsumsi serta jumlah stasiun pengisiannya, LGV yang di Indonesia dikenal dengan merek Vi-Gas, menempati urutan ketiga bahan bakar transportasi yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah gasoline dan diesel.
“Di seluruh dunia, LGV, digunakan oleh lebih dari 23 juta kendaraan dan tersedia di lebih dari 67 ribu stasiun pengisian,” katanya.
Dalam peresmian SPBU V-Gas di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Husen berkata, “Peresmian ini salah satu bentuk dukungan kami dan TNI dalam mewujudkan Program Langit Biru. Dan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG).”
Pengoperasian SPBU itu ditandai dengan pengisian perdana Vi-Gas untuk kendaraan operasional TNI oleh Husen dan Inspektur Jenderal TNI Letnan Jenderal Syafril Mahyudin.
Husen berkata, sebagai badan usaha milik negara (BUMN) energi, pihaknya telah mengembangkan beberapa bahan bakar alternatif untuk dikonsumsi oleh masyarakat, salah satunya adalah LGV (liquefied gas for vehicle) yang dikenal dengan merek Vi-Gas tersebut.
Bahan bakar gas yang diformulasikan untuk kendaraan bermotor ini terdiri dari campuran propane (C3) dan butane (C4) dengan spesifikasi yang telah disesuaikan untuk keperluan mesin kendaraan bermotor.
Peliput/Penulis: Achmad Adhito
Editor: Achmad Adhito