TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Akhir Pekan Ini, Indeks bisa Turun

Agus Haryanto
25 June 2021 | 07:51
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (25/06/2021) akhir pekan ini diestimasikan bergerak turun.

Dalam laman samuel.co.id, tim peneliti Samuel Sekuritas Indonesia, di Jakarta, berjudul IHSG Mungkin Turun Saat Indonesia, Pecahkan Rekor Baru COVID-19.

Bursa AS ditutup semalam. Dow Jones +0,95%, S&P500 +0,58%, dan Nasdaq +0,69% karena perjanjian infrastruktur bipartisan senilai 1,2 triliun dolar AS yang dibuat oleh Presiden AS Joe Biden dan senat menambah optimisme bahwa pemulihan ekonomi sedang berlangsung. Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal turun 0,24% WoW menjadi 411 ribu.

Bursa Asia ditutup bervariasi kemarin. Kospi +0,3%, sedangkan Nikkei dan Shanghai relatif datar (masing-masing +0,0% dan +0,01%). Indeks EIDO turun 0,48% kemarin (24/6), sedangkan IHSG ditutup melemah 0,37% menjadi 6.012. Investor asing mencatatkan net roreign buy secara keseluruhan sebesar Rp 86,7 miliar. Aliran masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat BBRI (Rp 67,2 miliar), diikuti oleh BBNI (Rp 57,3 miliar), dan BBCA (Rp 41 miliar). Sementara itu, arus keluar asing tertinggi di pasar reguler tercatat oleh TLKM (Rp 57,2 miliar), diikuti oleh BFIN (Rp 41,5 miliar), dan PGAS (Rp 30,6 miliar).

Indonesia mencatat rekor harian baru COVID-19 Kamis (24/6) dengan 20.574 kasus baru (+34,4% setiap hari) dengan tingkat positif harian 22,7% dan 171.542 kasus aktif (tingkat infeksi 8,4%). Jumlah tes yang dilakukan mencapai 90 ribu. Dengan penambahan kasus baru tersebut, jumlah total kasus COVID-19 di Indonesia kini telah melampaui 2,05 juta kasus.

Terkait vaksinasi, vaksin COVID-19 dosis pertama telah diberikan kepada 24,9 juta orang di Indonesia, sekitar 13,7% dari target (+570,586), sedangkan dosis kedua telah diberikan kepada 12,7 juta orang (+129,748).

BACA JUGA:   Indosat Siap Terapkan Teknologi OpenRAN

Nikkei dibuka +0,91% pagi ini, sementara Kospi juga naik +0,31%. “Kami memperkirakan IHSG akan melemah lebih lanjut hari ini, terutama karena lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia dan penerapan PPKM skala mikro, yang dapat memberikan tekanan pada perekonomian dan pasar saham,” demikian tertulis.

Previous Post

Mantap, GRC Jadikan IPC Marine Pelopor Anti Penyuapan di Pelabuhan

Next Post

Vale Gandeng Mitra Olah Nikel di Sulteng

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR