TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ibukota Baru akan Dipimpin Pejabat Setingkat Menteri

Nurdian Akhmad
17 December 2019 | 12:50
rubrik: Ekonomi
PUPR Butuh Rp 88 T untuk Bangun Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru

Jakarta, TopBusiness – Guna mempercepat rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur, pemerintah akan membentuk badan otorita yang memiliki wewenang setingkat menteri.

“Itu akan segera di Perpres (Peraturan Presiden)-kan, karena proses di tingkat antar kementerian sudah selesai,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa seperti dikutip dari laman Setkab.go.id, Selasa (17/12/2019).

Suharso menyatakan bahwa dalam proses pemindahan ini, Presiden Joko Widodo menekankan untuk tidak sekadar memindahkan kantor pemerintahan ke lokasi baru, tetapi harus terjadi sebuah transformasi secara menyeluruh.

Sebab itu, badan otorita tersebut kelak memiliki tugas, mulai dari mempersiapkan, membangun hingga memproses pemindahan itu sendiri.

Suharso menambahkan, badan otorita juga diberikan wewenang atas pengelolaan tanah, lahan, serta agar proses pembangunan dapat tersentralistik dengan baik secara administrasi. Terutama, dalam hal kewenangan atas lahan saat dibuat sebuah kerjasama dengan pihak ketiga.

Adapun di lahan provinsi baru seluas 256 ribu hektare, dibangun kawasan pemerintahan seluas 56 ribu hektare. Nantinya di lahan seluas 56 ribu hektare itu dibangun Istana Kepresidenan, hingga gedung kementerian/lembaga, dan instansi pemerintahan lainnya.

Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/12/2019), menyatakan transformasi yang diharapkan pemerintah dalam pemindahan ibu kota meliputi cara kerja, budaya kerja, sistem kerja, hingga basis ekonomi.

“Karena itu dari awal kita harus merancang perpindahan ibu kota ini sebagai sebuah transformasi ekonomi, perpindahan basis ekonomi kita menuju ke sebuah smart economy,” kata Presiden.

“Dan kita ingin perpindahan ibu kota ini juga menandai proses transformasi produktivitas nasional, transformasi kreativitas nasional, transformasi industri nasional, dan transformasi talenta-talenta nasional kita,” ujar Jokowi. (nrd)

BACA JUGA:   EBC Financial Group Perkenalkan Produk CFD Bitcoin dalam Portfolio Multi-Aset

 

Tags: ibukota baru
Previous Post

Hanson Jual Saham Anak Usaha ke Mayapada Group

Next Post

FOTO – Peningkatan SDM Konstruksi Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR