Jakarta, TopBusiness—Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Maz Pandjaitan, mengatakan bahwa di 34 propinsi, mayoritas pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) adalah kaum ibu. “Mereka ini membantu suami dengan mencari penghasilan tambahan,” kata dia di Jakarta (18/12/2019), dalam satu sarasehan yang digelar PWJ DKI Jakarta.
Di tingkatan propinsi, jumlah UMKM sangatlah banyak. Dari situ, yang termasuk kriteria ‘usaha menengah’, tidak banyak. Jadi dalam hal ini, yang lebih banyak adalah yang level ‘mikro’ dan ‘kecil’.
Kondisi existing saat ini, jumlah UMKM dan UB (usaha besar) di 62.928.007. Dari situ, yang termasuk UB hanya di 3.000-an buah.
“Dengan jumlah yang jauh lebih besar, jelas bahwa UMKM adalah pondasi ekonomi nasional,” Pandjaitan menegaskan.
Kini pihaknya tengah berupaya menggelar adanya sertifikasi UMKM. Dalam hal ini, ada pemberian sertifikat tingkatan UMKM: usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah.
“Hal ini tentu upaya yang memang tidak mudah dan perlu dukungan banyak pihak,” kata dia.
(Adhito)
