Jakarta, TopBusiness—Dampak ekonomi digital saat ini sudah terasa sampai pedesaan. Hal itu pun terlihat dalam Hari Belanja Online (Harbolnas) 2019.
“Hasil bumi yang dipasarkan di Harbolnas, ada yang penjualannya naik tiga kali lipat,” katanya Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (Idea/Indonesia E-Commerce Association). Ignatius Untung. Di Jakarta kemarin malam.
Untung menjelaskan, untuk Harbolnas 2019, ada kemajuan yang didapat. Yakni target nilai transaksi yang Rp 8 triliun, terlewati. Ke di atas Rp 9 triliun.
“Di samping itu, komposisinya produknya lokal yang dipasarkan di Harbolnas 2019, lebih banyak kalau dibandingkan di tahun 2018,” Untung menambahkan.
Sementara itu, Vice President Marketing TaniHub, Aria Nurfikry, mengatakan bahwa saat Harbolnas 2019, trafik pihaknya naik sangat baik. Yakni, sekitar 300 persen.
“Hasil bumi yang terbanyak dicari adalah buah,” dia berkata.
Ujar dia pula, untuk ikut Harbolnas 2019, pihaknya membutuhkan kesiapan ekstra. Sebab, dalam hal ini, yang dipasarkan adalah komoditas tani yang tidak bisa disediakan jauh hari untuk Harbolnas 2019.
Hal itu berbeda kalau yang dipasarkan produk tahan lama seperti busana.
Adapun Digital Marketing Supervisor Floweradvisor, Alpen Yaputra, menjelaskan hal senada. Yakni bahwa trafik pihaknya naik signifikan saat Harbolnas 2019.
(Adhito)
