Jakarta, TopBusiness – Pada pembukaan perdagangan Kamis (19/12) ini, indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia kehilangan 12,86 poin, atau setara dengan 0,2 persen ke level 6.274,39. Pelaku pasar melakukan jual terbatas, mengikuti arah pergerakan bursa kawasan Asia.
Tak hanya terhadap indeks komposit Jakarta itu saja, saham-saham terlikuid berjumlah 45 jenis akhirnya juga turun 3,48 poin (0,34 persen) ke level 1.015,6. Pelaku pasar modal mencerna perkembangan ekonomi Amerika, yang mungkin tekanan akan potensi resesi berkurang sebab permintaan konsumer tinggi di 2020.
Sejumlah bursa utama Asia bergerak negatif. Contoh, indeks hang seng di Bursa Saham Hong Kong terkoreksi 66,9 poin ke posisi 27.817, diikuti nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo 29,05 poin menuju 23.905,38, dan indeks Shanghai di bursa Saham Shanghai-China 3,6 poin ke level 3.013.
Di lain tempat, indeks dow jones industrial average hingga penutupan perdagangan waktu setempat di Wall Street turun 27,88 poin (0,10 persen) menjadi 28.239,28, dan nasdaq terangkat 4,38 poin (0,05 persen) menjadi di 8.827,74.
Penulis: Agus H
