Jakarta, businessnews.id – Yasmin Hotel Group resmi mengganti logonya dalam pengembangan bisnis di Karawaci. Yasmin melakukan penyegaran gambar burung dan aneka warna menjadi logo berhuruf “Y” yang diambil dari nama Yasmin.
“Sejak April 2014, kita sudah ganti logo berhuruf “Y” . Karena kami bergerak di bidang hospitaly, dalam logo tersebut mencerminkan bahwa kami terus memberikan service terbaik untuk customer,” kata Board of Director Yasmin Hotel Winston Sirapandji pada acara pembukaan Hotel Yasmin di Karawaci, Tangerang, Rabu (15/10).
Perubahan logo baru yang diakui lebih fresh dan mudah diingat ini merupakan bagian dari semangat baru Yasmin Hotel. Bahkan, kedepan ini Yasmin Hotel mulai berencana menancapkan bisnisnya dengan mendirikan hotel butik di kawasan Ciater, Subang, Jabar. “Saat ini sudah tersedia lahan seluas 1,1 hektar untuk berdirinya hotel tersebut,” tambah Delicia Sirapandji, General Manager Yasmin Puncak. Delicia sedikit bercerita tentang histori dari logo ‘Y’ ada garis menjulur ke bawah melambangkan sebuah bel , adalah digunakan konsumen untuk memanggil petugas hotel. Maka petugas hotel segera datang memberikan pelayanan guna memenuhi kebutuhannya.
Pada kesempatan yang sama, Novi Nurvianto, General Manager Yasmin Karawaci menilai Karawaci merupakan kawasan yang terus berkembang dengan potensi bisnis dan liburan masa depan. Karenanya, Yasmin Hotel Group pun rela berinvestasi hotel ini di atas Rp100 miliar. Kini, Yasmin Hotel Karawaci pun siap bersaing dengan sejumlah hotel yang sebelumnya sudah berdiri di kawasan itu. “Ada peningkatan demand dan supply bagi kalangan pebisnis di Tangerang. Maka itu, kami yakin pembangunan hotel di daerah Binong akan bagus,” kata Nurvianto.
Yasmin Hotels Karawaci merupakan hotel bintang empat yang memiliki 246 kamar, dengan tipe kamar, superior, deluxe, dan studio deluxe ini memasang target rata-rata kamar terisi mulai 30%-40% dalam sebulan. Sedangkan tahun 2015 meningkat menjadi 50%. Yasmin Hotels memasang target break even poin (BEP) dalam jangka lima tahun ke depan. Disisi lain, segmen pasar yang dikembangkan, diakuinya untuk kalangan pebisnis dengan mengutamakan meeting, incentive, convention and exhibition (MICE) sebanyak 70% dan 30% individu.
Yasmin hotel Karawaci yang menawarkan tarif menginap mulai dari Rp 580 ribu hingga Rp 2 jutaan ini, memilih minimalis konsep modern sebagai gaya arsitektur. Tema minimalis tampak dari bentuk gedung, furnitur dan desain setiap tipe kamar, dan lobby. Semuanya didesain minimalis modern yang terkesan simpel dan elegan. Melalui tema seperti ini, lanjut Novi justru tidak membuat bosan pengunjung. Karena tidak banyak bermain pada warna dan cenderung berunsur hitam, cream, dan putih, yang membuat pandangan mata lebih elegan. “Karena kami adalah hotel yang 70% konsen dengan bisnis, dan kebanyakan konsumen kami tidak terlalu detail terhadap interior, tetapi mengutamakan pelayanan prima,” tegasnya.
Sementara itu, untuk okupansi Hotel Yasmin Puncak pada low season sebanyak 40% dan high season hingga lebih dari 50%. Yasmin Hotel Puncak memiliki 272 kamar yang terbagi dalam dalam beberapa cluster seperti Grand Yasmin, Yasmin Palace dan Yasmin Lodge, serta 21 Villa berkapasitas dua ruang tidur hingga tujuh ruang tidur yang sangat sesuai dengan untuk keperluan bisnis maupun liburan. Setiap kamar dan villa di Yasmin Puncak Hotel dilengkapi dengan TV Sattellite, IDD Telephone,Premium Bedding, Mini Bar. “Tentunya Yasmin Puncak memberikan kemudahan akomodasi berlibur sekaligus kebutuhan bisnis dalam kombinasi yang tidak melupakan. Memberikan pengamalan pengunjung untuk menikmati suasana yang berbeda,” tutup Delicia. (*)