TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ganti Logo, Yasmin Hotel Garap Pasar MICE

Nurdian Akhmad
24 October 2014 | 06:45
rubrik: Business Info

photo-yasmin-320x200Jakarta, businessnews.id –  Yasmin Hotel Group resmi mengganti logonya dalam pengembangan  bisnis di Karawaci. Yasmin melakukan penyegaran gambar burung dan aneka warna menjadi logo berhuruf “Y”  yang diambil dari nama Yasmin.

“Sejak April 2014, kita sudah ganti logo berhuruf “Y” . Karena kami bergerak di bidang hospitaly, dalam logo tersebut mencerminkan bahwa kami terus memberikan service terbaik untuk customer,” kata Board of Director Yasmin Hotel  Winston Sirapandji pada acara pembukaan Hotel Yasmin di Karawaci, Tangerang, Rabu (15/10).

Perubahan logo baru yang diakui lebih fresh dan mudah diingat ini merupakan bagian dari semangat baru Yasmin Hotel. Bahkan, kedepan ini Yasmin Hotel mulai berencana menancapkan bisnisnya dengan mendirikan hotel butik di kawasan Ciater, Subang, Jabar. “Saat ini sudah tersedia lahan seluas 1,1 hektar untuk berdirinya hotel tersebut,” tambah Delicia Sirapandji, General Manager Yasmin Puncak. Delicia sedikit bercerita tentang histori dari logo ‘Y’ ada garis menjulur ke bawah melambangkan sebuah bel , adalah digunakan konsumen untuk memanggil petugas hotel. Maka petugas hotel segera datang memberikan pelayanan guna memenuhi kebutuhannya.

Pada kesempatan yang sama, Novi Nurvianto, General Manager Yasmin Karawaci menilai  Karawaci merupakan  kawasan yang terus berkembang dengan potensi bisnis dan liburan masa depan. Karenanya, Yasmin Hotel Group pun rela berinvestasi  hotel ini di atas Rp100 miliar. Kini, Yasmin Hotel Karawaci pun siap bersaing dengan sejumlah hotel yang sebelumnya sudah berdiri di kawasan itu. “Ada peningkatan demand dan supply bagi kalangan pebisnis di Tangerang. Maka itu, kami yakin pembangunan hotel di daerah Binong akan bagus,” kata Nurvianto.

Yasmin Hotels Karawaci merupakan hotel bintang empat yang  memiliki 246 kamar, dengan tipe kamar, superior, deluxe, dan studio deluxe ini   memasang target rata-rata kamar terisi mulai 30%-40%  dalam sebulan. Sedangkan tahun 2015 meningkat menjadi 50%.  Yasmin Hotels memasang target break even poin (BEP) dalam jangka lima tahun ke depan. Disisi lain, segmen pasar yang dikembangkan, diakuinya untuk kalangan pebisnis dengan mengutamakan  meeting, incentive, convention and exhibition (MICE) sebanyak 70% dan 30% individu.

BACA JUGA:   Diamondland Genjot Vaksinasi Anti-Corona di Bogor

Yasmin hotel  Karawaci   yang menawarkan tarif menginap mulai dari Rp 580 ribu  hingga Rp 2  jutaan ini,  memilih minimalis konsep  modern sebagai gaya arsitektur. Tema minimalis tampak  dari bentuk gedung, furnitur dan desain setiap tipe kamar, dan lobby. Semuanya didesain minimalis modern yang terkesan simpel dan elegan. Melalui  tema seperti ini, lanjut Novi  justru tidak membuat bosan pengunjung. Karena tidak banyak bermain pada warna dan cenderung berunsur hitam, cream, dan putih, yang membuat pandangan mata lebih elegan.   “Karena kami adalah hotel yang 70% konsen dengan bisnis, dan kebanyakan konsumen kami tidak terlalu detail terhadap interior, tetapi mengutamakan pelayanan prima,” tegasnya.

Sementara itu, untuk okupansi Hotel Yasmin Puncak pada low season sebanyak 40% dan high season hingga lebih dari 50%. Yasmin  Hotel Puncak  memiliki  272 kamar yang terbagi dalam  dalam  beberapa cluster seperti Grand Yasmin, Yasmin Palace dan Yasmin  Lodge, serta 21 Villa berkapasitas  dua ruang tidur  hingga  tujuh ruang tidur yang sangat sesuai dengan  untuk  keperluan bisnis maupun liburan.  Setiap  kamar dan villa  di Yasmin Puncak Hotel dilengkapi dengan TV Sattellite, IDD Telephone,Premium Bedding, Mini Bar. “Tentunya Yasmin Puncak memberikan kemudahan akomodasi berlibur sekaligus kebutuhan bisnis dalam kombinasi yang tidak melupakan. Memberikan  pengamalan pengunjung untuk menikmati suasana yang berbeda,” tutup  Delicia. (*)

 

Tags: Yasmin Hotel
Previous Post

Likuiditas Sulit, Laba Bank Mandiri Masih Tumbuh 12,9%

Next Post

Rupiah Turun Karena Batalnya Pengumuman Kabinet

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR