Jakarta,TopBusiness—Pada Februari tahun 2020, ada tiga kelompok pengeluaran yang memberi andil inflasi tertinggi. Yakni sebagai berikut: makanan, minuman, dan tembakau; pakaian dan alas kaki; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga.
Hal tersebut dijelaskan oleh Deputi Bidang Statistik dan Distribusi Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Yunita Rusanti, di Jakarta (2/3/2020), dalam paparan rilis data inflasi terbaru ke media massa.
Yunita menjelaskan bahwa untuk kelompok makanan,minuman, dan tembakau, memberikan andil inflasi sebesar 0,25% di Februari 2020.
Untuk kelompok pakaian dan alas kaki, memberi andil sebesar 0,01%. Kemudian, di kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, ada andil inflasi sebesar 0,02% pada Februari 2020 tersebut.
Yunita pun menjelaskan bahwa pada Februari tersebut, inflasi secara keseluruhan di RI sebesar 0,28%. “Kalau secara year on year dengan Februari 2019, inflasinya sebesar 2,98%,” papar dia.
Untuk inflasi tahun kalender berjalan sedari Januari 2019 sampai Februari 2019, besarnya 0,66%.
Di Februari 2020, dari 90 kota di RI, sebanyak 73 kota mengalami inflasi. “Sementara, yang deflasi sebanyak 17 kota,” Yunita menjelaskan.
Foto: Pedagang Beras di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta (Rendy MR/TopBusiness)
