Jakarta, TopBusiness—Pada perdagangan kemarin (16/3/2020), bursa saham AS (Amerika Serikat) terkoreksi double digit. Hari yang sama, semua bursa Asia melemah. Bursa saham Indonesia diprediksi masih melemah untuk hari ini.
Hal tersebut dijelaskan dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia yang dipublikasikan pada pagi ini.
Dijelaskan, kemarin, Indeks Dow Jones di AS, terkoreksi -12.9%; S&P -12%; dan Nasdaq -12.3%. Pelaku pasar merespons negatif pemangkasan suku bunga AS sebesar 1% secara dadakan. Selain itu penyebaran Covid-19 di AS yang cukup cepat hingga kini telah lebih dari 4.600 kasus menambah sentimen negatif di pasar AS.
Pagi ini harga minyak Brent sebesar USD 30.21 per barel dan harga emas USD 1,512.6 per troy oz.
Dari Asia, kemarin, Indeks Nikkei -2.4 %; Hang Seng -4%; Kospi -3.2%; dan Shanghai -3.4%. IHSG juga ditutup melemah -4.41% ke level 4690,6.
“Sentimen positif data neraca perdagangan Februari 2020 dengan surplus USD 2.34 miliar tidak mampu menahan pelemahan IHSG. Rupiah ditutup di posisi Rp 14,900/USD”, demikianlah penjelasan Tim Riset Samuel Sekuritas Indonesia.
Sementara, dari data transaksi RTI Infokom, dapat dijelaskan bahwa sekitar jam 09.35 hari ini, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Bursa Efek Indonesia (BEI), di posisi 4520,326. Maka berarti menurun sebanyak 170,331 atau -3,631%.
Dari segi nilai transaksi, investor asing lebih banyak menjual saham sedangkan investor domestik sebaliknya.
Foto: Rendy MR/TopBusiness
