
Jakarta, businessnews.id — Rute penerbangan jemaah haji Indonesia untuk tahun 2015, direncanakan dibagi dua. Di sini, ada dua gelombang yakni I dan II. Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan, mengatakan hal itu dalam rapat dengan Komisi VIII DPR RI, di Jakarta hari ini.
Menteri Jonan menjelaskan, gelombang I itu direncanakan mendarat di bandar udara di Medinah. Sementara, kepulangan mereka dari bandar udara di Jeddah.
“Untuk gelombang II, skema yang direncanakan pun mirip,” kata dia.
Mantan direktur utama Kereta Api Indonesia (KAI) itu pun berkata, tahap I keberangkatan berlangsung 21 Agustus 2015 sampai 17 September 2015. Sedangkan tahap II, di 28 September 2015 sampai 26 Oktober 2015.
Ada 12 emberkasi yang memberangkatkan 157.055 jemaah.
Yang terbanyak dari embarkasi Jakarta, yakni sekitar 48.000 orang. “Dari embarkasi Surabaya, ada 28.000-an jemaah,” kata dia.
Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VIII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, bertanya perihal tarif angkutan haji 2015 di saat turunnya harga minyak dunia.
“Kalau harga minyak dunia turun, dan avtur turun, apakah biaya transportasi haji juga bisa turun?” kata dia.
Penulis/Peliput: Dhi
Ed: Dhi