TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

SKK MIGAS Plus BUMN Hasilkan Efisiensi

Albarsyah
31 March 2020 | 13:13
rubrik: BUMN
SKK MIGAS Plus BUMN Hasilkan Efisiensi

 Jakarta, TopBusiness – Dalam rangka meningkatkan efisiensi di tengah penurunan harga minyak, SKK Migas menjalin kerja sama dengan PT Pertamina (Persero),  Citilink Indonesia, Surveyor Indonesia dan Sucofindo untuk meningkatkan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada kegiatan usaha hulu migas. Nilai potensi penghematan yang akan dihasilkan selama masa kontrak kerja sama 5 tahun diperkirakan sebesar Rp 3,5 triliun.

Dalam keterangan media kepada redaksi Top Business, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto di Jakarta, pada Senin (30/3) mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai langkah agar industri hulu migas nasional semakin efisien dan bergairah untuk melakukan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan produksinya. “Tujuan kami adalah agar target produksi 1 juta barel pada tahun 2030 dapat tercapai. Kerjasama ini adalah salah satu alat untuk mengusahakannya,” kata Dwi Soetjipto

Penandatanganan nota kerja sama antara SKK Migas dengan BUMN-BUMN dilakukan secara terpisah dari kantor masing-masing. Semua pihak bersepakat tidak mengadakan seremoni dan pertemuan, demi mendukung penanggulangan sebaran Virus Corona-19.

Kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) akan dilakukan hingga Agustus 2024, untuk membantu penyediaan kebutuhan barang operasi berupa bahan bakar, pelumas dan petrochemical yang akan digunakan oleh industri hulu migas. Dengan adanya kerjasama tersebut, PT Pertamina akan memberikan potongan harga kepada sektor hulu migas, yang besaran diskonnya tergantung pada volume pembelian.

“Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalisasi dan memaksimalkan penggunaan produk BBM, Pelumas dan Oil Base yang dihasilkan Pertamina yang merupakan produksi dalam negeri untuk mendukung kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi,” tegas  Dirut PT Pertamina, Nicke Widyawati.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Sulistya Hastuti Wahyu mengatakan, kerja sama ini memberikan  potensi penghematan cukup signifikan, yaitu sekitar Rp 3,405 triliun selama periode kontrak atau  Rp 682 miliar per tahun.

BACA JUGA:   ID FOOD Optimis Gula 2025 Tumbuh di Atas Produksi Nasional

Kerja sama ini merupakan kelanjutan yang pernah dilakukan kedua belah pihak pada tahun 2014 –2019. Berdasarkan data SKK Migas, selama 5 tahun pelaksanaan kerja sama tersebut, telah memberikan penghematan sebesar Rp 1,684 triliun atau rata-rata penghematan setiap tahun mencapai Rp 336,8 miliar. Nilai potensi penghematan periode kedua dapat ditingkatkan karena volume konsumsi BBM oleh KKKS lebih besar dan karena ada peningkatan nilai diskon yang diberikan Pertamina kepada KKKS.

Sementara itu, kerja sama dengan Citilink dilakukan untuk mendukung kebutuhan moda transportasi udara di sektor hulu migas yang lebih murah dan efisien. Kerja sama ini untuk melengkapi kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya dengan maskapai full service milik negara. Citilink akan memberikan memberikan potongan harga 20% dari basic fair atas harga tiket pesawat dan pemberian bagasi sebesar 20 kg secara gratis kepada calon penumpang dari pekerja SKK Migas dan KKKS.

Dari pemberian diskon tersebut, SKK Migas dan KKKS menargetkan penghematan awal sebesar                       Rp 1,5 miliar dan diharapkan bertumbuh seiring peningkatan kegiatan pada proyek-proyek besar di hulu migas.   “Selain meningkatkan efisiensi, kerja sama ini akan memberikan ruang bagi KKKS untuk mengatur operasional lebih baik karena adanya pilihan pengunaan moda transportasi udara dengan biaya yang lebih kompetitif,” tambah Sulistya.

Direktur Utama Citilink, Juliandra, berharap kerja sama ini mampu memperluas segmen konsumen Citilink di sektor industri minyak dan gas bumi, mengingat area operasi SKK Migas tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan mobilitas karyawan yang bekerja di sektor ini cukup tinggi.

Beberapa rute penerbangan Citilink menjangkau wilayah kerja yang masuk di KKKS eksplorasi. Diharapkan kerjasama ini membantu efisiensi kegiatan survey dan pemboran eksplorasi menjadi lebih optimal.

BACA JUGA:   PTBA dan Pertamina Teken Kerjasama

Sepanjang tahun 2019 volume penerbangan seluruh KKKS mencapai 184.221 pax dengan pengeluaran setara dengan Rp 280 miliar. Melalui kerja sama dengan Citilink, pengeluaran untuk transportasi udara akan dapat semakin diturunkan dengan harga tiket yang kompetitif dan diskon 20% dari tarif dasar melalui layanan penerbangan berbiaya rendah (low cost carrier – LCC)

Kerja sama dengan Sucofindo – Surveyor Indonesia dilakukan untuk melakukan verifikasi realisasi TKDN kontrak barang dan jasa yang digunakan menunjang kegiatan KKKS. Melalui kerja sama ini Sucofindo – Surveyor Indonesia dan KKKS akan memberikan diskon minimal 5% dari standar yang dikeluarkan oleh Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo).  Atas diskon yang akan diberikan, potensi penghematan yang diperoleh hulu migas selama masa kontrak sekitar Rp 7,2 miliar. Berdasarkan data tahun 2019, pengeluaran seluruh KKKS untuk kewajiban verifikasi TKDN mencapai Rp 105,3 Miliar.

Selain aspek biaya, kerjasama verifikasi TKDN dengan Sucofindo dan Surveyor Indonesia akan memberikan manfaat untuk standarisasi biaya verifikasi TKDN sejak WP&B, validitas database realisasi TKDN komoditas serta acuan referensi Kemampuan dalam negeri pada proyek-proyek hulu migas. Manfaat lain yang diharapkan adalah proses pengajuan tanda sah TKDN ke Ditjen Migas yang lebih cepat. Selain itu, bagi KKKS yang menggunakan skema gross split, verifikasi TKDN melalui lembaga independen Sucofindo – Surveyor Indonesia dalam payung kerjasama dengan SKK Migas akan sangat membantu pengajuan realisasi Variabel Split TKDN yang akan ditandasahkan Ditjen Migas.

Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin berharap kerja sama ini juga dapat mendukung SKK Migas untuk mendapatkan database kemampuan industri penunjang hulu migas, pelaksanaan pre-assesment TKDN proyek, dan estimasi perhitungan nilai TKDN terhadap proyek usaha hulu migas. “Sucofindo sebagai Badan Usaha Milik Negara yang memiliki kompetensi dalam melakukan Verifikasi TKDN di Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi siap mendukung kegiatan SKK Migas,” kata Bachder.

BACA JUGA:   BUMN Industri Pertahanan Gelar Pelatihan Creative Preneurship UKM di Era Pandemi

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Surveryor Indonesia (Persero), Dian M Noer, mengatakan MoU dengan SKK Migas menunjukkan kontribusi BUMN yang dipimpinnya dalam mendukung program pemerintah untuk memaksimalkan kemampuan dalam negeri ikut berkiprah di sektor hulu migas.

“Dari kegiatan ini kami berharap akan ada gambaran kemampuan para penyedia barang/jasa dalam negeri yang mendukung kegiatan sektor hulu migas. Selanjutnya data tersebut akan digunakan untuk mengembangkan kemampuan dalam negeri, sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 15 Tahun 2013 tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri Pada Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi,” katanya.

Industri hulu migas telah menjadi penggerak perekonomian nasional, termasuk didalamnya mendukung penguatan kapasitas industri nasional. Sejak tahun 2014, SKK Migas berhasil menjaga TKDN diatas 55%. Setiap tahun penggunaan TKDN dapat ditingkatkan, hingga di tahun 2019 mencapai 61% dari total nilai pengadaan USD  5,256 miliar atau mencapai USD 1,964 miliar.

Previous Post

Investor Lokal Borong Saham; IHSG Naik

Next Post

XL Suntik Modal ke Anak Usaha

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR