Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan berada di posisi tren negaif. Hal ini karena masih minimnya sentiment yang bisa mengangkat laju Indeks ini.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah signifikan sebesar 1,71% di level 4.625,90. Dan sepertinya, untuk perdagangan hari ini tren koreksi lanjutan masih akan terjadi.
Secara teknikal, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. “Dan di sisi lain, terlihat pola outside bar yang mengindikasikan adanya indecision, sehingga berpotensi menimbulkan sideways pada pergerakan IHSG,” tutur dia di Jakarta, Kamis (16/4/2020).
Untuk itu, berdasar proyeksinya, dilihat dari rasio fibonacci, maka laju IHSG hari ini untuk support pertama maupun kedua akan memiliki rentang pada level 4.569,16 hingga 4.443,63. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua bakal berada di kisaran 4.747,88 hingga 4.975,54.
Berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor:
– ASII, dengan daily (3820). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 3650 – 3820, dengan target harga secara bertahap di level 4000, 4450, 4760 dan 6100. Support: 3420.
– BBCA, dengan daily (27425). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat beberapa pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 26825 – 27425, dengan target harga secara bertahap di level 28200, 28625, 28900 dan 30175. Support: 26675 & 26375.
– BMRI, dengan daily (4400). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 4200 – 4400, dengan target harga secara bertahap di level 4500, 4880, 5175, 5400 dan 6275. Support: 4080.
– CPIN, Daily (4450). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4350 – 4450, dengan target harga secara bertahap di level 4580, 4770, 4910 dan 5500. Support: 4350 & 4050.
– ELSA, dengan daily (200). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 192 – 202, dengan target harga secara bertahap di level 212, 228 dan 290. Support: 164 & 134.
– SMGR, dengan daily (7125). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 6950 – 7150, dengan target harga secara bertahap di level 7650, 8275, 8775, 9125 dan 10575. Support: 6950 & 6550.
