Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Kamis (16/04/2020) di Bursa Efek Indonesia terjun bebas 145,3 poin, atau setara dengan 3,14 persen ke level 4.480,607. Sebab, Pelaku pasar domestik mencerna perkembangan pandemi virus corona dan dampaknya terhadap ekonomi global.
Sektor-sektor pembentuk indeks komposit Jakarta paling tertekan, seperti, konsumer sebanyak 3,96 persen, diikuti aneka industri (3,92 persen) dan manufaktur 3,58 persen.
Pelaku pasar kembali menghitung kemungkinan terjadi perlambatan ekonomi global, setelah data-data menunjukkan terjadinya kontraksi. Di dalam negeri, data memperlihatkan angka penjulan mobil turun hingga 15 persen, salah satunya.
Di pasar reguler perdagangan berlangsung normal dengan volume mencapai 6.719.421.483 unit dan frekuensi 579.634 kali senilai Rp 6,541 triliun. Beberapa saham mengalami tekanan. Misalnya, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) Rp 375 per unit ke posisi Rp 6.325, diikuti PT Astra International Tbk (ASII) Rp 200 ke posisi Rp 3.620 dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 110 ke posisi Rp 3.000.
Foto; Rendy MR
