Jakarta, TopBusiness—Respons stimulus pemerintah Indonesia melalui konsumsi pemerintah yang tumbuh 3,74% (year on year kuartal 1 2020 berbanding kuartal 1 2019) dapat menahan perlambatan permintaan domestik lebih dalam. Adapun penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal 1 2020, terutama dipengaruhi penurunan permintaan domestik.
“Konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 2,84% di kuartal 1 2020,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko, di Jakarta (5/5/2010), dalam keterangan tertulis.
Sementara, investasi di kuartal 1 2020 juga tumbuh melambat sebesar 1,7% (year on year). Hal ini terutama dipengaruhi oleh melambatnya investasi bangunan.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 2,97% (year on year) pada kuartal 1 2020, melambat dibandingkan dengan capaian triwulan sebelumnya sebesar 4,97% (year on year).
“Pengaruh Covid-19 terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia terutama pada penurunan permintaan domestik, di tengah kinerja positif sektor eksternal,” ujar Onny.
Foto: Rendy MR/TopBusiness
