TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Presiden Diminta Bentuk Komite Pemulihan Perekonomian Nasional

Nurdian Akhmad
11 May 2020 | 10:52
rubrik: Ekonomi
Tarif Impor 1.147 Produk Dinaikkan Hingga 10 Persen

aktivitas ekspor dan impor barang di pelabuhan/foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Guna mempercepat pemulihan ekonomi pasca wabah virus Corona atau Covid-19, Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membetuk Komite Percepatan Pemulihan Perekonomian Nasional (KP3N).

“Di tengah Pemerintah fokus menangani Covid-19 melalui Gugus Tugas Covid-19 harus ada tim yang sudah merancang grand design langkah dan program dan skenario yang harus dilakukan pasca Covid-19 agar dunia usaha dapat berlari kencang,” kata Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Dki Jakarta Sarman Simanjorang, dalam keterangan pers tertulisnya, Senin (11/5/2020).

Menurut Sarman, komite ini akan bertugas untuk merumuskan, langkah, strategi, program serta kebijakan yang akan dilakukan setelah Covid-19 ini, sehingga dunia usaha bisa segera berlari kencang.

Komite ini sejogyanya di ketuai dari unsur dunia usaha dengan para anggota dari asosiasi atau organisasi dunia usaha masing masing sektor usaha,dari unsur pemerintah atau instansi terkait, dan unsur perguruan tinggi dan pengamat ekonomi.

“Mengapa ketuanya dari unsur pengusaha, karena pengusahalah yang lebih tahu kondisi di lapangan dan apa saja yang dibutuhkan. Termasuk dukungan yang dibutuhkan seperti kebijakan, stimulus, relaksasi, permodalan dan lain lain sehingga antar Kementerian satu visi tidak ada yang menonjolkan ego sektoral,”jelasnya.

Selain itu, komite ini bekerja langsung di bawah koordinasi Presiden supaya berbagai langkah dan upaya persiapan yang dibutuhkan dapat segera diputuskan oleh Presiden. Jika dibawah koordinasi setingkat Menteri, dikhawatirkan komite ini berjalan lambat, karena dikawatirkan akan muncul ego sektoral dari masing masing intansi, yang membuat kinerja Komite ini lamban. “Semoga usulan ini mendapat respons yang positif dari Presiden,” ujarnya.

Menurut Sarman, latarbelakang usulan dibentuknya komite, karena pihaknya melihat pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020 turun drastis diangka 2,97 persen jauh dari harapan Pemerintah yang punya ekspektasi diatas 4 persen.

BACA JUGA:   Periode Desember 2024, Ini Harga Referensi Baru untuk CPO dan Biji Kakao
Tags: HIPPIpemulihan ekonomi
Previous Post

Mandiri Group Bagikan Paket Sembako Rp 17 Miliar

Next Post

Pandemi tak Halangi Jamkrindo Salurkan Pinjaman ke Mitra Binaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR