TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pandemi tak Halangi Jamkrindo Salurkan Pinjaman ke Mitra Binaan

Nurdian Akhmad
11 May 2020 | 11:00
rubrik: Business Info
Volume Penjaminan Jamkrindo Semester I Capai Rp 102,5 Triliun

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, PT Jamkrindo (Persero) berkomitmen untuk tetap menyalurkan pinjaman kemitraan kepada para mitra binaannya.

Pemberian kredit modal kerja melalui program kemitraan diharapkan bisa membantu menggerakkan roda perekonomian khususnya bagi pengusaha mikro yang layak namun tidak mendapatkan akses perbankan.

 “Kami senantiasa dan berkomitmen untuk terus menjalankan program kemitraan ini. Program Kemitraan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil mitra binaan Jamkrindo agar menjadi tangguh dan mandiri sekaligus memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Direktur Utama Randi Anto dalam keterangan pers resminya, Senin (11/5/2020).

Sampai saat ini, Jamkrindo memiliki 2.342 mitra binaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan naik kelas menjadi bankable. Randi mengatakan pihaknya tidak hanya memberikan kredit, tetapi juga turut melakukan pendampingan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mitra binaan.

Ia bilang akses permodalan terbaru misalnya, Jamkrindo telah memberikan pinjaman kemitraan untuk pengusaha laundry di Bali dan Pekanbaru, serta pengusaha kuliner di Pekanbaru.

Selama masa pandemi covid-19, Jamkrindo konsisten mendampingi mitra binaan. Di Ciletuh Palabuhan Ratu Unesco Global Geopark, Jamkrindo memberikan bantuan pelatihan dan penyediaan sayuran organik dengan sistem tanam hidroponik untuk Asosiasi Homestay Ciletuh sejak pertengahan Maret untuk memberi nilai tambah bagi homestay dan pendapatan sampingan pemilik homestay.

 Metode pelatihan dilaksanakan secara online untuk menghindari pertemuan atau tatap muka. Para peserta pelatihan dibekali pengetahuan mengenai jaga jarak fisik secara aman (physical distancing) untuk membatasi kontak fisik sesama anggota Asosiasi Homestay Ciletuh selama proses penanaman sayuran secara hidroponik.

 Saat ini, sejumlah pemilik homestay telah melakukan panen sayuran dengan metode tanam hidroponik memanfaatkan pekarangan homestay.

BACA JUGA:   Meski IHSG Negatif 18,34%, Volatilitas Pasar Sudah Mereda

 Setelah tahap pertama, para pemilik homestay melanjutkan penanaman tahap kedua dan setelah kondisi pulih pasca pandemi covid-19, sayuran dengan sistem tanam hidroponik akan menjadi media edukasi bagi wisatawan.

 Sejalan dengan perkembangan perekonomian saat ini, Jamkrindo juga melakukan restrukturisasi pinjaman kemitraan bagi mitra yang terdampak pandemi covid-19. Bentuk restrukturisasi itu adalah perpanjangan masa pinjaman atau penundaan pembayaran angsuran dengan mengacu pada pengajuan dari mitra binaan.

Tags: Jamkrindopandemi Covid-19
Previous Post

Presiden Diminta Bentuk Komite Pemulihan Perekonomian Nasional

Next Post

Bank BUMN Penyangga Likuiditas, Konflik Kepentingan di Depan Mata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR