Jakarta, TopBusiness – Pada penutupan perdagangan Kamis (14/05/2020) ini di Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan atau IHSG ke posisi 4.513,834, anjlok 40,53 poin atau setara dengan 0,89 persen. Pernyataan bank sentral Amerika direaksi pelaku pasar dengan menjual saham-sahamnya.
Pernyataan orang nomor satu di Bank Sentral Amerika, Jerome Powell, merupakan sinyal akan terjadinya kondisi yang tak menentu di negara Paman Sam tersebut. Ia menilai, negative interest rate belum menjadi opsi, meskipun outlook ekonomi AS ke depan sangat tidak menentu dan memiliki risiko penurunan yang signifikan.
Perdagangan berlangsung normal dengan volume mencapai 6.870.584.101 unit saham dan frekuensi 575.733 kali senilai Rp 6,690 triliun. Sejumlah saham terkena aksi jual, seperti, PT Atlas Resources Tbk (ARII) Rp -40 menjadi Rp 565 per unit, PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) Rp 20 menjadi Rp 1.180, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 275 menjadi Rp 15.000.
Beberapa saham utama Asia bergerak negatif kecuali Malaysia. indeks komposit Kuala Lumpur di Bursa Saham Malaysia positif 0,01 persen ke posisi 1.397,25 poin. Sebaliknya, di Bursa Saham Singapura ditandai dengan indeks straits times index negatif 1,93 persen ke posisi 2.522,31, dan Bursa Saham China (indeks komposit Shanghai) 0,96 persen menjadi 2.870,34.
Foto: Rendy MR
