
Jakarta, businessnews.id — Mitra Keluarga Karya Sehat tengah mengincar dana sebesar USD 300 juta sampai USD 350 juta melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Direncanakan, saham yang dilepas ke publik 261.913.000 lembar dengan harga Rp 14.000 sampai Rp 14.500 per lembar.
Menurut Direktur Utama Mitra Keluarga Karya Sehat, Rustiyan Oen, di Jakarta (26/2/2015), pihaknya melepas 18% saham dengan rincian 5% saham baru dan 13% saham lama.
Saat ini, 34% dimiliki Griyain Cakrasadayana, dan 66% dimiliki Lion Invesments Partner BV.
“Jadi, 13% saham yang dilepas itu dari kepemilikan Lion Invesment Partner dan 5% saham baru,” kata dia.
Sementara, penjamin pelaksana emisi efek adalah Kresna Graha Sekurindo. Sedangkan penjamin emisi efek terdiri dari Deutsche Securities Indonesia, Morgan Stanley Asia Indonesia, dan UBS Securities Indonesia.
Rencananya, masa penawaran umum dilakukan 17 Maret sampai 18 Maret nanti. Sedangkan pencatatan saham perdana dilakukan akhir Maret itu.
Berdasarkan laporan keuangan, hingga September 2014, perusahaan itu membukukan pendapatan Rp 1,46 triliun dan laba bersih Rp 406 miliar.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Ed/Up: Dhi