
Jakarta, businessnews.id — Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia (BEI), Hoesen, mengatakan di Jakarta hari ini bahwa pihaknya mengkaji dibentuknya pasar katalis. Itu untuk menampung perusahaan yang membutuhkan pembiayaan dan investor spesifik.
“ini baru tahap kajian sebab di beberapa negara seperti Kanada, New Zealand, dan Australia, pasar katalis ini menampung perusahan tambang pada tahapan eksplorasi,” kata dia.
Wacana tersebut juga berdasarkan masukan pelaku pertambangan Indonesia.
Masih menurut Hoesen, jika mengacu pada bursa saham di beberapa negara yang pertambangannya telah berlangsung ratusan tahun, selain ada papan pengembangan, ada papan bursa katalis. Ada negara yang pasar katalis berada di bursa efek, dan ada yang terpisah.’
Pasar katalis tak hanya berisi perusahaan tambang di tahap eksplorasi, namun berisi perusahaan di energi terbarukan dan farmasi.
Kalau ada perusahaan farmasi punya resep obat penyembuh AIDS namun butuh dana penelitian, bisa mencari di pasar katalis.
“Sedangkan investornya, berasal dari investor khusus, di mana dia paham benar akan prospek industri tersebut,” kata Hoesen lagi.