Jakarta, TopBusiness—Pengembang properti yang terdaftar sebagai perusahaan publik pada Bursa Efek Indonesia (BEI), Sentul City, menggelar sejumlah upaya mengatasi dampak Covid-19 terhadap mereka. Satu di antara itu adalah dengan perampingan organisasi.
Dalam jawaban tertulis untuk otoritas BEI yang dipublikasikan pada hari ini, manajemen Sentul City pun menjelaskan bahwa upaya lainnya yakni dengan melakukan efisiensi dalam segala bidang.
Juga, Sentul City melakukan negosiasi dengan kreditur untuk meminta keringanan yang mencakup besaran bunga. Serta ada pula negosiasi mengenai tata cara dan tenggang waktu pembayaran bunga atau juga pinjaman pokok.
Jawaban tertulis tersebut juga menjelaskan bahwa laba bersih konsolidasi Sentul City untuk periode Maret 2020 year on year Maret 2019, diperkirakan turun melebihi 75%.
Adapun penurunan pendapatan untuk periode yang sama tersebut, diperkirakan di kisaran 51% sampai 75%.
Sentul City, akibat Covid-19, telah menghentikan sementara operasional sejumlah bisnis. Itu antara lain pembatasan operasi hotel di Sentul City; pembatasan penjualan properti di Sentul City atau lokasi lain; dan lain-lain.
Ilustrasi: Istimewa
