Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya seiring masih adanya sentiment positif. Untuk itu, pelaku pasar diminta untuk selektif dalam berburu saham.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan Jumat (5/6/2020) lalu IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 0,63% di level 4947.78. dan untuk perdagangan hari ini, sepertinya masih akan terjadi penguatan lanjutan.
“Secara teknikal, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic maupun RSI menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG. Sehingga berpeluang menuju ke area resistance,” ungkap dia di Jakarta, Senin (8/6/2020).
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua IHSG memiliki range di rentang level 4.865,27 hingga 4.778,71. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua berada di kisaran 4.975,54 hingga 5.097,14.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
– BEST, dengan daily (124). Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 124 – 129, dengan target harga di level 111. Resistance: 132.
– INDF, dengan daily (6150). Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 6150 – 6300, dengan target harga di level 5850. Resistance: 6575.
– HMSP, dengan daily (1795). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 1770 – 1800, dengan target harga di level 1850, 2030, 2210 dan 2550. Support: 1770, 1710 & 1670.
– KLBF, dengan daily (1410). Terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 1410 – 1440, dengan target harga di level 1310. Resistance: 1550.
– TBIG, dengan daily (1115). Terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 1115 – 1125, dengan target harga di level 1080. Resistance: 1140.
Foto: Rendy MR
