Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 21 Januari 2021 diperkirakan masih akan melanjutkan penguatannya. Lantaran sentiment positif masih cukup kuap menopang Indeks.
Analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama menegaskan, pada perdagangan kemarin IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 1.71% di level 6429.76. Dan untuk perdagangan hari ini berdasarkan indikator, MACD, Stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif.
“Dan di sisi lain, masih terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tuturnya dalam Binaartha Technical Research, di Jakarta, Kamis (21/1/2021).
Dengan situasi yang seperti itu, sebut Nafan, berdasarkan rasio Fibonacci level support maupun resistance IHSG akan berada pada rentang 6366.09 hingga 6463.88
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
– ACES, dengan daily (1745). RoE: 14.16%; PER: 42.73x; EPS: 41.31; PBV: 6.07x; Beta: 0.74. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1705 – 1745, dengan target harga secara bertahap di level 1780, 1880 dan 1980. Support: 1705 & 1680.
– ADRO, dengan daily (1415). RoE: 3.72%; PER: 21.70x; EPS: 67.99; PBV: 0.81x; Beta: 1.36). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1385 – 1415, dengan target harga secara bertahap di level 1440, 1470, 1600, 1730 dan 1860. Support: 1340.
– BJBR, dengan daily (1650). RoE: 13.96%; PER: 10.00x; EPS: 164.99; PBV: 1.40x; Beta: 1.88. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1570 – 1650, dengan target harga secara bertahap di level 1670, 1715, 1775, 1910 dan 2050. Support: 1570 & 1505.
– BSDE, dengan daily (1265). RoE: 1.82%; PER: 43.00x; EPS: 29.53; PBV: 0.78x; Beta: 1.64. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1235 – 1265, dengan target harga secara bertahap di level 1300, 1340, 1435 dan 1525. Support: 1200 & 1155.
– CPIN, dengan daily (6400). RoE: 13.46%; PER: 35.32; EPS: 185.45; PBV: 4.57x; Beta: 0.9. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6200 – 6400, dengan target harga secara bertahap di level 6550, 7025 dan 7475. Support: 6200, 6075 & 5975.
– HMSP, dengan daily (1480). RoE: 30.33%; PER: 18.68; EPS: 79.23; PBV: 5.67x; Beta: 1.14. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 1460 – 1480, dengan target harga secara bertahap di level 1510, 1580, 1645, 1900, 2160, 2420 dan 2550. Support: 1385.
– INDF, dengan daily (6750). RoE: 6.57%; PER: 12.49x; EPS: 568.57; PBV: 0.82x; Beta: 0.71. Pergerakan harga saham menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 6650 – 6750, dengan target harga secara bertahap di level 7100, 7325, 7500 and 8275. Support: 6450 & 6175.
FOTO: Rendy MR (TopBusiness)
