Jakarta, TopBusiness—Pandemi Covid-19 berdampak pada pergeseran perilaku konsumen yang akan mengutamakan faktor kesehatan dan kebersihan. Para pengelola pusat perbelanjaan perlu dapat mengembalikan keyakinan konsumen untuk kembali berkunjung, dengan cara memastikan penerapan protokol kesehatan, baik oleh pihak mal maupun oleh para penyewa/pemilik toko di dalamnya.
Hal tersebut dijelaskan oleh Rusdy Sumantri, Director Consumer Insight, Nielsen Connect Indonesia. Dalam keterangan tertulis. Yang diterimanya kemarinnya malamnya, oleh Majalah TopBusiness.
Melakukan pengukuran suhu tubuh dan menerapkan disiplin memakai masker untuk semua pengunjung dan pekerja mal, menyediakan pembersih tangan di setiap sudut, membuat batas jarak antrean dan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala, sudah menjadi tuntutan konsumen agar merasa aman berjalan-jalan di mal.
“Di samping itu konsumen juga mengharapkan agar para pekerja seperti petugas keamanan, resepsionis, pelayan restoran dan kasir dilengkapi dengan alat-alat kesehatan seperti pelindung wajah, masker, sarung tangan dan pembersih tangan,” ujar dia.
Pengunjung juga cenderung akan mengurangi interaksi sentuhan dengan orang-orang dan lingkungan sekitar, karenanya pengelola pusat perbelanjaan perlu melakukan inovasi.
Pusat perbelanjaan dapat mengadaptasi inovasi teknologi seperti menggunakan sensor tanpa sentuhan pada tombol lift atau mesin tiket parkir, dan pada alat-alat di area toilet. Hal tersebut dapat membuat pengunjung merasa lebih aman dan nyaman.
“Menyediakan tempat sterilisasi barang belanjaan, misalnya dengan menggunakan sinar UV juga dapat dipertimbangkan.” lanjutnya.
Pengelola atau pemilik pusat perbelanjaan juga perlu berusaha untuk dapat meyakinkan konsumen agar merasa aman kembali mengunjungi mal dengan komunikasi yang intens dan berkala.
Terkait hal ini Rusdy menuturkan, “Pusat perbelanjaan dan pemilik merek harus berani untuk banyak beriklan dan menunjukkan positioning mereka terkait upaya-upaya yang dilakukan untuk untuk menjamin keselamatan pengunjung. Pemilik merek dapat memanfaatkan akun sosial media korporat untuk memperkuat kedekatan dengan konsumen. Tetap memanfaatkan media elektronik, media cetak atau media luar ruang juga akan sangat membantu menjangkau konsumen lebih luas.”
Konten komunikasi yang menunjukkan kelebihan mal seperti penerapan protokol kesehatan menggunakan masker pada pekerja, cara penyajian dan pengolahan makanan yang bersih dan sehat, maupun inovasi teknologi yang dilakukan, dibalut dengan kemasan yang menarik dan kreatif akan menarik konsumen untuk berkunjung.
Keterangan Foto: Fasilitas Parkir Sebuah Mal.
Pewarta Foto: Rendy MR/TopBusiness.
