TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini adalah Catatan Kadin Soal UMKM dan Covid

Achmad Adhito
16 June 2020 | 11:29
rubrik: Ekonomi
FOTO – Aktivitas di Pasar Cipulir Lumpuh

Jakarta, TopBusiness—Menyikapi penyebaran virus Covid-19 yang semakin masif dan telah menghantam sendi-sendi ekonomi, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulut menggelar webinar dengan tema ‘ Kondisi dan Solusi UMKM di tengah Pandemi Covid-19’ yang dibuka langsung Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo, serta menghadirkan narasumber langsung dari Kemenko Perekonomian RI, Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pengembangan Investasi Dr. Ichsan Zulkarnaen, dan Ketua Gabungan Pengusaha Eksport Indonesia Khairull Mahalli, belum lama ini.

Ketua Kadin Sulut Jemmy Tumimomor, dalam keterangan tertulis yang diterima kemarin malam oleh Majalah TopBusiness mengatakan kegiatan seminar ini merupakan bagian dari tugas Kadin Sulut untuk membina pengusaha daerah khususnya pengusaha UMKM dan sektor informal yang memang sangat merasakan dampak dari pandemi Covid 19, di mana putaran ekonominya tergantung pada transportasi barang dan jasa, serta lebih diperhebat dengan permintaan barang yang menurun karena daya beli masyarakat yang menurun.

“Menyebarnya virus Covid-19 yang makin meluas di Sulut memang memengaruhi keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian dalam negeri. Selama belum ada sinyal perbaikan ekonomi, optimisme konsumen disinyalir akan terus menurun,” ujar Tumimomor.

Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo dalam sambutannya mengatakan bahwa Undang-Undang No 1 Tahun 1988 tentang Kadin, secara jelas mengatakan pembinaan dan pengembangan kemampuan pengusaha Indonesia ditujukan terutama kepada pengusaha menengah, kecil, dan pengusaha sektor informal yang pada kondisi Covid-19 sudah terkena langsung dampaknya. Karena itu saat ini perhatian pemerintah sudah seharusnya untuk terkonsentrasi pada pengembangan sektor UMKM.

“Kadin mempunyai tugas untuk bersinergi dengan pemerintah dalam membina UMKM dan pengusaha sektor informal lainya dalam penyelamatan ekonomi Indonesia,” ujar Eddy Ganefo pada kesempatan ini.

BACA JUGA:   Perkuat Modal, Teten Minta UMKM Gabung ke Koperasi

Eddy Ganefo juga menyampaikan dalam hubungan dengan Revolusi Industri 4.0, menurutnya, Kadin Indonesia mengusulkan kepada pemerintah untuk paling tidak, dapat menyediakan spot-spot internet gratis bagi masyarakat khususnya daerah di mana UMKM bisa menjual barangnya secara online dari produk rumahan sehingga mereka bisa survive.

Sementara itu Asisten Deputi Kemenko Perekonomian RI Dr. Ichsan Zulkarnaen dalam materinya mengatakan, kondisi Krisis Moneter 2008 berbeda dengan kondisi ekonomi 2020 saat ini, kondisi ekonomi yang lalu hanya mempengaruhi sektor moneter sedangkan demand terhadap barang tidak berubah sehingga UMKM bisa bertahan, demikian juga episentrumnya jauh berpusat di Amerika.

“Saat ini pandemi Covid 19 menghantam sektor kesehatan dan meruntuhkan ekonomi keseluruhan baik suply dan demand-nya,” ujar Zulkarnaen.

Keterangan Foto: UMKM yang Terkena Banjir saat Covid-19, di Jakarta

Pewarta Foto: Rendy MR/TopBusiness

Tags: dampak covid-19eddy ganefoKadin Indonesiaumkm
Previous Post

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jalan Terus

Next Post

Industri Hulu Migas Berharap Ekonomi Pulih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR