TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bunga Kredit Bank Baru Turun 69 bps, BI Dorong Lebih

Nurdian Akhmad
19 June 2020 | 09:42
rubrik: Business Info
12 Kepala Perwakilan BI, Berganti

Sumber Foto: Bank Indonesia

Jakarta, TopBusiness – Bank Indonesia (BI) mendorong penurunan suku bunga kredit maupun deposito lebih besar lagi setelah bank sentral dalam setahun ini memangkas suku bunga acuan (BI Rate) dalam setahu terakhir sebesar 175 basis poin (bps).

Pada periode Juli 2019 hingga Juni 2020, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebesar 175 basis poin (bps). Penurunan terakhir dilakukan pada Kamis (18/6/2020) yaitu dengan dengan keputusan menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin menjadi 4,25 persen.

“Kalau dari Juli 2019 sampai Mei 2020, BI 7-Day Reverse sudah turun 150 bps, tambah hari ini, 175 bps,” ujar Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam konferensi pers seperti dikutip, Jumat (19/6/2020).

 Perri menyebutkan bahwa penurunan suku bunga deposito di perbankan turun 99 bps dalam periode yang sama. Dengan demikian, katy Perry, tentu masih ada ruang untuk penurunan suku bunga lebih lanjut.

Penurunan suku bunga deposito ini, dipengaruhi oleh preferensi masyarakat dalam menempatkan dana. Lainnya, Perry menjelaskan kondisi persaingan antar bank juga dapat menjadi faktor penurunan suku bunga deposito.

“Ada bank yang kemudian membutuhkan likuiditas yang lebih besar, tentu saja mereka berani membayar suku bunga deposito yang lebih tinggi. tapi trennya itu turun” kata Perry.

Adapun suku bunga kredit dari Juli 2019 hingga Mei 2020 turun 69 bps, dan tentu saja masih ada ruang untuk suku bunga kredit perbankan terus turun.

“Itulah kenapa BI menambah terus likuiditas, itu juga untuk mendorong penurunan suku bunga deposito maupun kredit perbankan karena likuiditas itu kita upayakan untuk lebih,” ujar Perry.

BACA JUGA:   Ekonomi RI 2020 Bisa Tumbuh 5,1 Persen
Tags: bibi ratebunga kreditsuku bunga
Previous Post

Pasar Respon Positif BI Rate

Next Post

Properti Ready Stock: Pas untuk Investasi Saat Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR