Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Sahama Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih berpotensi melanjutkan penguatannya. Hal ini tak lepas dari masih adanya sinyal positif yang membuat Indeks kembali rebound.
Menurut analis pasar modal dari Binnaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil ditutup menguat 0,35% di level 4.942,28. Hal ini terlihat dari indikator MACD yang masih menunjukkan sinyal positif.
“Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas di area netral. Di sisi lain, terlihat bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tutur dia di Jakarta, Senin (22/6/2020).
Untuk itu, kata dia, berdasarkan rasio fibonacci, terlihat support pertama maupun kedua berada di kisaran level 4.865,27 hingga 4.778,71. Sementara itu, untuk resistance pertama maupun kedua diperkirakan akan berada di rentang 4.975,54 hingga 5.097,14.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
– ADRO, dengan daily (1040). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1030 – 1040, dengan target harga secara bertahap di level 1075, 1130, 1200, 1365 and 1530. Support: 995.
– APLN, dengan daily (123). Terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 123 – 134, dengan target harga di level 110. Resistance: 136.
– ERAA, dengan daily (1275). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1265 – 1275, dengan target harga secara bertahap di level 1310, 1430 dan 1550. Support: 1220.
– HMSP, dengan daily (1730). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 1720 – 1730, dengan target harga di level level 1775, 1850, 2030, 2210 dan 2550. Support: 1710 & 1670.
– ITMG, dengan daily (7225). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada 7125 – 7225, dengan target harga secara bertahap di level 7325, 7650, 7900, 9000, 10100 dan 11200. Support: 6800.
– TINS, dengan daily (470). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 600 – 610, dengan target harga secara bertahap di level 650, 810 dan 970. Support: 580 & 525.
Foto: Rendy MR
