TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Alfamart Investasi US$ 1 Juta di Perusahaan Singapura

Nurdian Akhmad
25 June 2020 | 13:14
rubrik: Business Info
Kolaborasi Alfamart-NFCX Jaga Loyalitas Konsumen via Digital

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), peritel yang mengelola gerai minimarket Alfamart telah menandatangani perjanjian investasi dengan perusahaan yang bergerak di bidang platform retensi pelanggan asal Singapura, yaitu Tada Network Pte Ltd, senilai US$ 1 juta.

Corporate Secretary Sumber Alfaria Trijaya Tomin Widian mengatakan, penandatanganan perjanjian investasi tersebut dilaksanakan pada 19 Juni 2020. Nantinya perseroan berinvestasi di Tada Network Pte Ltd, yaitu perusahaan platfrom retensi pelanggan dan didirikan berdasarkan hukum Singapura dan beralamat di One Raffles Place, Singapura.

“Perseroan melakukan investasi senilai US$ 1 juta dalam rangka mengambil bagian saham (non-controlling) di Tada Network Pte. Ltd.,” ujar Tomin dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (25/6/2020). Sumber Alfaria menyebutkan bahwa transaksi tersebut bukan transaksi afiliasi maupun material.

Sedangkan tujuan dari dilakukannya aksi tersebut adalah untuk memperoleh peluang investasi disamping kerjasama sinergi bisnis. Di sisi lain, emiten yang bergerak di bidang usaha utama perdagangan retail ini sebelumnya memperkuat strategi penjualan secara online dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Strategi ini memungkinkan konsumen tetap berbelanja di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Corporate Affair Director Sumber Alfaria Trijaya Solihin sebelumnya mengatakan, bisnis perseroan tetap berjalan dengan cara menggunakan strategi bisnis belanja online selama pandemi Covid-19 ini. Para konsumen bisa mengakses website dan aplikasi whatsapp yang sudah tersedia.

“Strategi bisnis belanja online ini dilakukan agar para konsumen dapat berbelanja, meskipun tetap di rumah. Selain itu, kami memastikan distribusi tetap berjalan dengan normal, sehingga barang-barang keebutuhan pokok selalu tersedia,” ujar dia.

Sementara itu, dari sisi laporan keuangan di akhir tahun 2019, perseroan berhasil membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,11 triliun, bertumbuh dari realisasi periode sama di tahun 2018 yang mencatatkan Rp 650,14 miliar.

BACA JUGA:   Gandeng Alfamart, SiCepat Ekspres Perluas Jaringan

Pendapatan neto perseroan juga mengalami peningkatan menjadi Rp 72,94 triliun, naik 9,17% dari periode sama tahun sebelumnya yang mencatatkan Rp 66,81 triliun. Kenaikan ini juga diikuti oleh beban pokok pendapatan yang naik menjadi Rp 58,40 triliun dari semula Rp 53,59 triliun. Sehingga laba bruto perseroan hingga akhir tahun 2019 tercatat menjadi Rp 14,54 triliun dari sebelumnya Rp 13,22 triliun.

Sedangkan untuk kinerja keuangan hingga kuartal I-2020, perseroan masih dalam tahapan finalisasi dan secara garis besar hasilnya masih sesuai target yang diharapkan. Meskipun demikian, kinerja keuangan di April – Mei 2020 mulai mengalami perlambatan pertumbuhan akibat dampak dari kebijakan PSBB beberapa daerah.

Tags: alfamartPT Sumber Alfaria Trijaya
Previous Post

OJK Dorong Sektor Riil Bergerak di Era New Normal

Next Post

7 Maskapai Terbukti Mainkan Harga Tiket

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR