Jakarta, TopBusiness—Perusahaan global produsen cat serta pelapis, AkzoNobel, mengumumkan performa bisnis mereka terkini. Juga mengumumkan perkiraan kinerjanya pada kuartalnya kedua pada tahun 2020 ini.
Dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Majalah TopBusiness pada hari ini, dijelaskannya bahwa untuk kuartal pertama 2020, pendapatan AkzoNobel lebih rendah 19% atau di 1,987 juta Poundsterling. Adapun periode yang sama tahun 2019, angka itu senilai 2,451 juta Poundsterling.
Pendapatan operasi pada kuartal pertama 2020 di 238 juta Poundsterling atau lebih rendah bila dibandingkan periode sama 2019 yang di 305 juta Poundsterling.
Lebih lanjut, dipaparkan pula bahwa turbulensi pasar diprediksikan berlanjut lenyap pada kuartal kedua tahun 2020. Walau demikian, diprediksikan bahwa pendapatan AkzoNobel di periode ini terkoreksi 5% bila dibandingkan secara tahunan.
Tren berbeda ditemui secara berarti berdasarkan regional dan segmen pasar. Permintaan cat dekoratif rebound dengan kuat di Eropa—lebih cepat daripada yang diasumsikan perusahaan tersebut.
Pada akhir kuartal kedua, di China, pasar hampir pulih ke level semula; walau begitu, di regional lainnya, dampak dari lockdown terjadi dengan tingkatan bervariasi.
Foto: Istimewa
