Jakarta, TopBusiness—Berkomitmen untuk senantiasa mendukung Mitra Bisnis di tengah tantangan pandemi dan era new normal, Bank DBS berikan dukungan penuh kepada PT Chandra Asri Petrochemical, Tbk., berupa pinjaman pembiayaan dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi melalui platform digital DBS IdEAL dan DBS RAPID untuk mengelola efektivitas dan efisiensi bisnis sehari-hari. Tujuannya agar dapat tetap mengedepankan proses bisnis berkelanjutan (sustainability).
Bank DBS, seperti dijelaskan dalam keterangan tertulis yang diterima hari ini oleh Majalah TopBusiness, memberikan pinjaman pembiayaan senilai USD195 juta atau setara dengan Rp 2,9 triliun kepada Chandra Asri, untuk mendukung kebutuhan modal kerja perusahaan. Itu dalam bentuk Trade Financing dan Revolving Credit Facility (RCF).
“Selain itu, Bank DBS melihat meskipun di tengah pandemi saat ini, permintaan domestik untuk produk Chandra Asri tetap tinggi karena merupakan salah satu produsen bahan baku peralatan medis seperti masker dan alat pelindung diri (APD),” kata Kunardy Lie, Corporate Banking Director PT Bank DBS Indonesia.
Untuk tetap dapat memenuhi permintaan domestik, Chandra Asri masih harus mengoperasikan pabrik secara normal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, termasuk hanya mempekerjakan staf penting di lokasi pabrik, dan menerapkan split-team bagi staf pendukung, untuk dapat bekerja sebagian dari rumah dan kantor.
Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di mana penjualan produk dan proses penagihan berjalan seperti biasa, dan mereka harus menerapkan pengaturan kerja secara terpisah, Chandra Asri menggunakan layanan perbankan korporasi digital Bank DBS yakni DBS IDEAL untuk tetap dapat melanjutkan transaksi keuangan sehari-hari tanpa adanya hambatan.
“Sejak Mei lalu Chandra Asri telah menggunakan layanan perbankan korporasi digital kami yakni DBS RAPID (Real Time Application Programming Interface) yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan keuangan nasabah khususnya di masa sulit seperti ini melalui digitalisasi proses transaksi perbankan agar dapat tetap mengedepankan aspek keberlanjutan (sustainability) dalam menjalankan operasional bisnis,” ujar Kunardy.
“Sebagai salah satu pemain utama industri di Indonesia, Chandra Asri berkomitmen penuh untuk terus menjadi penopang pertumbuhan industri hilir petrokimia. Oleh karena itu, kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bank DBS dalam mendukung upaya reaktivasi pertumbuhan industri yang kami lakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Andre Khor, direktur keuangan Chandra Asri.
“Kami senang dapat bermitra dengan DBS untuk menerapkan sistem RAPID sebagai bagian dari Program Transformasi Digital kami, untuk terus mengalami kemajuan dan melayani pemangku kepentingan kami dengan lebih baik dengan efisiensi, inovasi, dan teknologi,” ujar Andre Khor.
Foto: Istimewa
