Jakarta, TopBusiness – Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia, PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar secara virtual, Senin (20/7/2020).
Selama situasi yang sulit ini, mengingat kesehatan dan keselamatan pemegang saham menjadi prioritas, perusahaan mengadakan Rapat tanpa kehadiran fisik pemegang saham. Dan rapat telah memutuskan beberapa agenda, antara lain: menyetujui laporan tahunan perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, menetapkan penggunaan laba bersih perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, dan juga menyetujui perubahan dalam komposisi dan/atau pengangkatan kembali Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan.
RUPST telah menentukan komposisi Dewan Komisaris Perusahaan, sejak ditutupnya Rapat ini dan sampai ditutupnya RUPST pada tahun 2024 (sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan), sebagai berikut:
Komisaris Utama: Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani; Komisaris: George Bowring Challenor; Komisaris: Nigel Thomas Byrne; Komisaris: Sri Adiningsih; Andrew Tor Oddvar Kvålseth; Komisaris: Heru Pambudi; Komisaris: Afini Boer; Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan; Komisaris Independen: Wijayanto Samirin; dan Komisaris Independen: Syed Maqbul Quader.
Sementara untuk komposisi Dewan Direksi Perusahaan akan tetap sama sejak penutupan RUPST ini sampai penutupan RUPST tahun 2024 (sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan):
Direktur Utama: Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama; Direktur: Eyas Naif Saleh Assaf; Direktur: Vikram Sinha; Direktur: Arief Musta’in; dan Direktur Independen: Irsyad Sahroni.
“Indonesia adalah pusat kekuatan ekonomi regional dengan peluang digital terbuka lebar, dan Indosat Ooredoo akan terus memainkan peran utama dalam menghubungkan dan mendigitalkan bangsa. Pada pengangkatan saya sebagai Komisaris Utama, saya merasa bangga, bertanggung jawab dan bersemangat untuk menjadi bagian dari organisasi dan akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk mewujudkan visi Indosat Ooredoo menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia,” ujar Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani, selaku Komut baru, usai RUPST, ditulis Selasa (21/7/2020).
Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani adalah Wakil CEO Ooredoo Group dan CEO Ooredoo Qatar sejak Maret 2020. Dia memiliki lebih dari 16 tahun pengalaman dalam komunikasi, transformasi digital, keuangan dan akuntansi, dan telah memegang berbagai posisi manajemen di Ooredoo sejak bergabung dengan perusahaan pada tahun 2009.
Baru-baru ini, dia adalah CEO Ooredoo Kuwait dan telah berhasil memimpin perusahaan untuk mencapai tonggak penting dan meningkatkan pangsa pasarnya di pasar. Sheikh Mohammed saat ini adalah Ketua Dewan Direksi Ooredoo Algeria dan Ooredoo Myanmar. Dia juga memegang gelar Magister Keuangan dan Akuntansi dari University of Cardiff, Inggris dan gelar sarjana Akuntansi dari Qatar University.
Direktur Utama Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, menambahkan, Indosat Ooredoo berkomitmen untuk mendukung Pemerintah dan masyarakat Indonesia karena saat kita semua menghadapi pandemi Covid-19.
“Ada banyak inisiatif dan sistem pendukung yang kami persembahkan untuk masyarakat, pelanggan, karyawan, dan pemerintah dengan meningkatkan jaringan kami dan membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Ahmad Al-Neama.
Foto: Istimewa
