TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Bisa Bullish Lagi, Saham JSMR dan PTBA Layak Koleksi

Busthomi
22 July 2020 | 06:31
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terus berada di tren positif. Pada perdagangan hari ini, Indeks diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya seiring masih adanya sentiment positif.

Menurut analis pasar modal dari PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat signifikan sebesar 1,26% ke level 5.114,71. Dan untuk perdagangan hari ini, secara teknikal, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal positif.

“Sedangkan di sisi lain, terlihat juga pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tutur Nafan Aji, di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Dengan kondisi seperti itu, Nafan memproyeksi berdasarkan rasio fibonacci, maka laju support maupun resistance IHSG pada perdaganagn hari ini berada di rentang 4.975,54 hingga 5.172,37.

Untuk itu, berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:.

– ASRI, dengan daily (131).  RoE: -67.18%; PER: -0.47x; EPS: -279.68; PBV: 0.32x; Beta: 2.07. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 129 – 131, dengan target harga secara bertahap di level 136, 144, 164 dan 182. Support: 125 & 120.

– CPIN, dengan daily (6000). RoE: 16.26%; PER: 26.78x; EPS: 224.96; PBV: 4.36x; Beta: 0.99. Terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 5900 – 6000, dengan target harga secara bertahap di level 6125, 6350, 6875 dan 7400. Support: 5825 & 5700.

BACA JUGA:   BUMD Jabar Ini Ikut Kelola Blok Minyak

– EXCL, dengan daily (2840). RoE: 27.90%; PER: 5.00x; EPS: 568.12; PBV: 1.39x; Beta: 0.99. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 20 maupun MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 2810 – 2840, dengan target harga secara bertahap di 2900, 2950, 3000 dan 3190. Support: 2810, 2730 & 2660.

– JSMR, dengan daily (4270). RoE: 9.37%; PER: 13.25x; EPS: 322.16; PBV: 1.24x; Beta: 1.64. Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 4160 – 4270, dengan target harga secara bertahap di level 4410, 4610 dan 4870. Support: 4120 & 3950.

– MNCN, dengan daily (890). RoE: 9.71%; PER: 10.20x; EPS: 87.28; PBV: 0.99x; Beta: 1.83. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 865 – 895, dengan target harga secara bertahap di 925, 955, 1020 dan 1085. Support: 855.

*PTBA, dengan daily (2110). RoE: 17.54%; PER: 6.72x; EPS: 314.16; PBV: 1.18x; Beta: 1.1. Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2070 – 2110, dengan target harga secara bertahap di level 2150, 2250, 2490 dan 2730. Support: 2070 & 2010.

– WSBP, dengan daily (202). RoE: 5.74%; PER: 12.75x; EPS: 15.84; PBV: 0.73x; Beta: 1.95. Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 196 – 202, dengan target harga secara bertahap di level 208 and 232. Support: 196 & 185.

BACA JUGA:   Investasi Mulai 10 Ribu Perak, BNI Asset Management Gandeng Unpad Rilis Reksa Dana Endowment Fund

Foto: Rendy MR (TopBusiness)

Tags: analisihsgpasar modalproyeksi ihsgproyeksi sahamsaham
Previous Post

Trade Checking tak Diatur BI dan OJK, Kasus Pegawai BNLI Dinilai Janggal

Next Post

Komisaris Lippo Ini Umumkan Pemilikan Saham

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR