Jakarta, TopBusiness—Waskita Karya menggelar sejumlah strategi untuk memertahankan kelangsungan usaha sehubungan dengan dampak Covid-19. Satu di antara itu adalah dengan memastikan target kas yang masuk tahun 2020 ini. Hal tersebut dijelaskan manajemen perusahaan tersebut, dalam keterbukaan informasi untuk otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), yang dipublikasikan pagi ini.
Dijelaskan, untuk mengejar target kas masuk tersebut, satu cara yang digelar adalah memastikan masuknya pengembalian piutang dana talangan tanah. Juga, Waskita Karya berupaya memastikan terpenuhinya target pemasukan dari pembayaran proyek.
Perusahaan tersebut, masih menurut keterbukaan informasi tersebut, juga mengupayakan agar proses pelepasan konsesi jalan tol, berjalan sesuai target.
Efisensi biaya operasional juga digelar di lingkungan proyek atau pun kantor. Hal tersebut dilakukan tanpa mengurangi hak kreditur, pemasok, dan karyawan.
Kepada perbankan, Waskita Karya pun mengajukan pelonggaran atas pinjaman jangka pendek atau juga jangka panjang. Dalam keterbukaan informasi itu, dijelaskan juga bahwa Covid-19 membuat dampak terhadap pemenuhan kewajiban jangka pendek. Nilai kewajiban tersebut sebesar Rp 2,74 triliun.
Sumber Foto: Istimewa
