
JAKARTA-businessnews.id: PT Timah (Persero) Tbk berencana melanjutkan kegiatan ekplorasi pada Mei 2015. Kegiatan ini dengan melakukan evaluasi, melanjutkan kegiatan bulan sebelumnya di wilayah Bangka, Belitung, dan Kundur.
Eksplorasi itu, terbagi menjadi dua yaitu Ekplorasi darat dan eksplorasi laut. “Hasil kegiatan Eksplorasi sampai April 2015 di laut mendapatkan penemuan sumber daya baik di darat mau pun laut,” kata Sekertaris Perusahaan, Agung Nugroho di Bursa Efek Indonesia, Senin (11/5/2015).
Kegiatan itu pemboran prospeksi, dan pemboran rinci di laut dengan menggunakan enam kapal bor, yang dialkoasikan di wilayah perairan Bangka, Belitung, dan Kundur. Sedangkan untuk pemboran darat tetap difokuskan di daerah Bangka, dan Belitung.
Kegiatan eksplorasi di laut menghasilkan sumber daya Tereka (inferred) sebesar 3,542 ton, sumber daya Tertunjuk (indicated) sebesar 2,158 ton, dan sumber daya Terukur (Measured) sebesar 7,570 ton. Seluruhnya merupakan tipe endapan timah alluvial.
Kegiatan eksplorasi di darat menghasilkan sumber daya tipe endapan timah primer dan endapan timah alluvial. Sumber daya Tereka (infrred) sebesar 50,179 ton, sumber daya tertunjuk (indicated) sebesar 7,846 ton, sumber daya Terukur (Measured) sebesar 4,536 ton. Dan tipe endapan timah Alluvial mengumpulkan Sumber daya Tereka (infrred) sebesar 8 ton, sumber daya tertunjuk (indicated) sebesar 74 ton, dan sumber daya Terukur (Measured) sebesar 204 ton.
“Tercatat total biaya yang dikeluarkan PT Timah di darat maupun di laut hingga bulan April 2015 Rp38.8 miliar dengan rincian sebesar Rp25,2 miliar untuk biaya operasional, Rp13,6 miliar untuk biaya Investasi,” demikian keterbukaan informasi TINS. (endy)