TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bappenas: Daerah Harus Percepat Transformasi Ekonomi

Nurdian Akhmad
12 May 2015 | 10:40
rubrik: Ekonomi

 

 Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof A. Chaniago
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof A. Chaniago

JAKARTA-businessnews.id: Bappenas mengharapkan Pemerintah daerah perlu mempercepat transformasi pengembangan ekonomi. Dari sebelumnya hanya mengoptimalkan hasil mentah sumber daya alam, kini menjadi pemanfaatan ekonomi berbasis industri bernilai tambah.

“Kami ingin memprovokasi daerah-daerah yang kaya sumber daya alam untuk mempercepat transformasi ekonomi, dengan membangun kawasan industri, pusat-pusat pelatihan dan pendidikan,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof A. Chaniago dalam forum konsultasi dengan para Gubernur di Jakarta, Senin (11/5/2015) malam.

Kajian Bappenas, kata menteri, menemukan fakta adanya pertumbuhan ekonomi yang melambat di tujuh provinsi dalam beberapa tahun terakhir, karena ketujuh provinsi itu hanya memanfaatkan hasil mentah dari sumber daya alam. Juga bukan hanya bergantung dari hasil alam, namun mengoptimalkan sektor lainnya seperti manufaktur dan membangun industri menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik dan berkelanjutan.

“Jika tujuh daerah itu melampaui transformasi itu, saya yakin Indonesia memulai babak baru yakni negara dengan perekonomian yang kuat dan berkualitas,” kata dia tanpa mau menyebut ketujuh provinsi itu.

Pemerintah pusat, berupaya mengakomodir kebutuhan daerah agar membangun kawasan industri dan kebutuhan ekonomi berkelanjutan, salah satunya memprioritaskan infrastruktur listrik. Proyek pembangkit listrik totalnya 35 ribu megawatt hingga 2019, untuk memfasilitasi pengembangan kawasan industri terutama di luar Jawa, juga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. “Jika para Gubernur gigih, ngotot untuk membangun listrik itu suatu yang wajib kita respon,” ujar dia.

Pemerintah memetakan sasaran pembangunan untuk daerah-daerah, khususnya di luar Jawa, dalam dimensi pembangunan antarkewilayahan. Salah satu tujuan pembangunan dimensi antarkewilayahan ini untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Jawa.

Selain itu, pemerintah ingin menyasar peningkatan peran daerah dalam pembentukan Produk Domestik Bruto nasional yang selalu didominasi Pulau Jawa sebesar 58 persen, dan sisanya luar Jawa sebesar 42 persen, menurut data 2013. “Kami ingin kontribusi luar Jawa dapat naik minimal mencapai 45 persen terhadap PDB nasional pada 2015,” lontarnya. (endy)

BACA JUGA:   Hanya 5 Hari, Proses Sertifikat TKDN Industri Kecil
Tags: Bappenas
Previous Post

Timah Lanjutkan Ekplorasi

Next Post

Presiden Jokowi: Jelang Ramadhan, Indonesia Tak Impor Beras

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR