JAKARTA-businessnews.id: Melemahnya perekonomian nasional kuartal I 2015, yang ditandai oleh angka laju pertumbuhan sebesar 4,7 persen mulai berimbas pada sektor konsumer. Hal itu juga berlaku pada PT Matahari Putra Prima Tbk, dimana sepanjang kuartal 1 2015 hanya membukukan pertumbuhan tipis.
Director Public Relations and Communications PT Matahari Putra Prima Tbk Danny Kojongian mengungkapkan, kondisi perekonomian nasional yang sedang melemah turut mem pengaruhi kinerja perseroan.hal tersebut dapat terlihat dari naik tipisnya jumlah omzet penjualan perseroan pada kuartal I tahun ini.
“Dampaknya terefleksi di kuartal I yang sudah dirilis. Kalau kita melihat, kita tidak pungkiri melemah dalam arti level pertumbuhan penjualan naik tipis,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2015.
Kendati demikian, walaupun melambat, pihaknya akan melakukan kontrol dengan baik. Dia menyampaikan memang dampak melemahnya ekonomi berdampak ke mayoritas industri.
“Walaupun penjualan naik tipis tapi laba naik 60% di kuartal I. Jadi biaa dibilang kita kena imbas tapi hati-hati di dalam organisasi kontrol biaya dan lain-lain,” pungkas Danny.
Sekedar informasi, penjualan bersih perseroan tumbuh tipis menjadi Rp3,34 triliun kuartal I tahun ini. Dibandingkan dengan pada periode sama tahun lalu mencapai Rp3,12 triliun.
Sementara pada kuartal II,diharapkan kondisi akan membaik seiring dengan memasuki bulan suci Ramadhan dipertengahan Juni 2015. Diperkirakan Ramadhan akan meningkatkan animo masyarakaat untuk berbelanja,” umumnya selama bulan Ramadhan omset penjualan akan meningkat 1-1,5 kali dari bulan bulan biasa,” ujarnya. (azis)