TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

OJK Naikkan Level Bank Ini ke Kelompok PK-2

Busthomi
31 August 2020 | 16:47
rubrik: Finance
Rasio KPMM Menurun, OJK Cabut Izin BPRS Muamalat Yotefa Jayapura

Jakarta, TopBusiness – Sejak 2014 lalu tingkat kesehatan Bank Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) berada pada Peringkat Komposit 3 (PK-3), tapi kini justru di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Bank Kalsel berhasil memperbaiki diri.

Dan kini, oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampak periode semester I-2020 ini meraih Peringkat Komposit 2 (PK-2) atau sehat dalam penilaian tingkat kesehatan bank hingga periode tersebut. Pencapaian ini merupakan sebuah peningkatan yang sangat baik setelah 1,5 tahun dipimpin Direktur Utaam Bank Kalsel saat ini, Agus Syabarrudin.

Menurut Agus, Risk Based Bank Rating (RBBR) hasil penilaian oleh OJK pada Bank Kalsel per Juni 2020 itu dinilai pada Peringkat Komposit 2 (PK-2), yang berarti hal ini mencerminkan kondisi bank secara umum sehat, sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.

Disebutkannya, salah satu kunci keberhasilan Bank Kalsel meningkatkan peringkat Komposit adalah dengan menjaga nilai rasio NPL di bawah 5%. “Saat ini nilai rasio NPL Bank Kalsel sebesar 4,42% gross dan 1,35% nett. Hal ini menunjukan bahwa Bank Kalsel menjalankan proses perkreditan secara prudent dan comply, sehingga mampu menekan kredit dan pembiayaan bermasalah sesuai yang diharapkan,” kata dia, Senin (31/8/2020).

Selain itu keberhasilan juga dipengaruhi oleh perbaikan pengelolaan risiko operasional yang dilakukan oleh manajemen Bank Kalsel, di antaranya adalah meningkatkan kontrol dan kompetensi Human Capital bank, meminimalisir gangguan yang terjadi pada aktivitas layanan bank dan mengganti Core Banking System dalam rangka mendukung New Normal yang mulai diterapkan oleh pemerintah.

“Peringkat Komposit 2 tersebut diperoleh karena keseluruhan penilaian faktor-faktor Tingkat Kesehatan Bank yang terdiri dari Profil Risiko, Good Corporate Governance (GCG), Rentabilitas dan Permodalan berada di Peringkat Komposit 2,” tegasnya.

BACA JUGA:   OJK Harap BWM bisa Naik Kelas Usai Ikut Pelatihan YBSMU-BSI

Saat ini, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 88,33%, terkait GCG bank telah melaksanakan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, return on assets (ROA) mencapai 1,93% dan capital adequacy ratio (CAR) di angka 20,34%.

“Alhamdulillah meski di tengah pandemi namun Bank Kalsel bisa meningkatkan performa dan mendapatkan apresiasi dari OJK. Semoga peningkatan Peringkat Komposit Bank Kalsel ini bisa mendorong lebih banyak pihak untuk mempercayakan pengelolaan dana dan transaksinya kepada kami,” terang Agus.

Penilaian tingkat kesehatan bank oleh OJK merupakan penilaian yang dilakukan atas berbagai aspek yang berpengaruh terhadap kondisi atau kinerja suatu bank, baik dari penilaian kuantitatif dan atau kualitatif terhadap faktor-faktor permodalan, kualitas aset, manajemen, rentabilitas,likuiditas dan sensitivitas terhadap risiko pasar.

Penilaian juga mempertimbangkan unsur judgement yang didasarkan atas materialitas dan signifikansi dari faktor-faktor penilaian serta pengaruh dari faktor lainnya seperti kondisi industri perbankan dan perekonomian nasional.

Foto: Istimewa

Tags: bank kalselojkPeringkat Komposit 3 Bank
Previous Post

IHSG Turun 2 Persen

Next Post

Yang Muda Yang Berenergi, Kiprah Perusahaan Rintisan EBT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR