TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BPPT Gelar Technopreneurship Camp 2015

Nurdian Akhmad
4 June 2015 | 23:06
rubrik: BUMN

Jakarta, businessnews.id – Tahun 2015 ini ,  Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menargetkan lahirnya 20 unit usaha kecil dan menengah (UKM) Inovatif  melalui beragam produk kreatif dan inovatif yang sudah dikembangkan sejak beberapa tahun lalu. ” BPPT terus mendorong   tumbuhnya  budaya teknopreneurship  di kalangan pemuda dan mahasiswa dengan memberikan gambaran mengenai peranan teknologi dalam pengembangan usaha dan peningkatan daya saing,” kata Deputi Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi (PKT), BPPT, Tatang ATaufik pada acara  kegiatan technopreneurship camp yang berlangsung selama tiga hari sampai 6 Juni 2015.

Dalam kegiatan workshop technopreneurship camp  2015 kali ini, BPPT bekerjasama dengan Institut Teknologi Indonesia (ITI) dan Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel). Total peserta yang  mengikuti technopreneurship camp  2015 ini  sejumlah 200 orang, yang terdiri  dari perguruan tinggi di lingkungan  Tangsel dan UKM Inovatif di sekitar Tangsel.  Pelatihan kaum muda ini akan rutin dilakukan setiap tahun di Gedung Manajemen, Puspiptek, Serpong. Pelatihan tersebut dimaksudkan sebagai kegiatan pengembangan diri untuk menjadi entrepreneur berbasis teknologi selain menggali potensi bisnis dari kalangan muda  yang dapat dikembangkan,misalnya potensi bisnis anggrek, bisnis kuliner dan bisnis teknologi yang produknya  banyak dihasilkan oleh lembaga litbang di Puspiptek dan perguruan tinggi yang banyak terdapat di Tangsel.

Dilanjutkan Tatang, sesuai data statistik, sekarang ini Indonesia sedang memiliki penduduk yang usia produktif sangat tinggi,  namun saat ini baru memiliki  0,56% entrepreneur dari jumlah penduduk. Jadi kita masih tertinggal dengan negara Singapura yang memiliki sekitar 4% entrepreneur, dan AS tercatat 7%.  Teknoprener merupakan salah satu pilar dalam penguatan sistem inovasi yang harus terus dikembangkan agar perekonomian Indonesia ditopang oleh sistem industri yang kuat dan inovatif. “Technopreneurship Camp dalam rangka mencari bibit-bibit muda Indonesia dalam meningkatkan perekonomian,” tambah  Isnuwardianto,  Rektor ITI. (red)

BACA JUGA:   Anak Perusahaan PT Len Industri Gelar RUPST 2023
Tags: Technopreneurship Camp 2015
Previous Post

Jelang MEA 2015, Indonesia Kekurangan Insinyur

Next Post

Masyarakat Ekonomi ASEAN dan Bahasa Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR