TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bunga KPR Perbankan Dinilai Membingungkan

Nurdian Akhmad
11 June 2015 | 15:04
rubrik: Finance

 

Jakarta-Thebusinessnews, Selama ini banyak nasabah Kredit Kepemilikan Rumah  mengeluhkan ketidak pastian suku bunganya. Fenomena itu diperkuat dari hasil penelitian bertajuk Transparansi Perbankan di Indonesia oleh lembaga ResponsiBank Indonesia.

 

Menurut Koordinator Sekretariat Koalisi ResponsiBank Indonesia, Akbar Ali Skema KPR yang ditawarkan  oleh sebagian besar bank untuk membeli rumah dengan cicilan relatif rendah tampak memberi solusi bagi calon pembeli rumah.” Namum fasilitas itu justru menjadi beban karena bank cenderung bermain main dengan suku bunga,” ujar dia di Jakarta, Kamis,11 Juni 2015.

 

Ia melanjutkan, perbankan nasional juga cenderung tidak mengikuti arah kebijakan regulator perbankan nasional yang tertuang dalam POJK no 1/POJK.07/2013 yang mengharuskan lembaga keuangan untuk meningkatkan transparasi dan membuka  mamfaat, risiko dan biaya produk atau jasa serta prosedur sederhana bagi konsumen.

 

Hal itu terlihat setiap suku bunga acuan Bank Indonesia naik maka suku bunga KPR ikut naik. namum berbeda kala Bank Indonesia menurunkan suku bungan acuan atau BI rate, dimana suku bunga KPR enggan turun. “ ada indikasi bahwa KPR hanya menguntungkan pengembang dan bank sementara konsumen dipihak yang dirugikan,” papar dia.

 

Lebih jauh Akbar menjelaskan, dari hasil kajiannya tentang tranparansi dan akuntabilitas di sebelas bank yang beroperasi di Indonesia. Hanya satu Bank asing yag masuk kategori sedanng terkait tranparansi dan akuntabilitas yakni Citibank dengan skor 4,9 . kategori sedang atau follower ini sudah dimaksudkan kebijakan Bank tersebut sudah mulai kebijakan tranparansi dan keterbukaan sesuai GRI G4 (sustainability Reporting Guideline.

 

Sementara 10 bank lain tergolong rendah atau perlu upaya keras untuk mengikuti standar GRI G4. Bak tersebut, BNI skor 2,8; Danamon Skor 2,7;HSBC skor2,7; BRI skor 2,2; Mandiri skor 1,9;OCBC-NISP skor 1,6; CIMB-Niaga skor 2,2;BCA skor 0,3;dan Panin skor 0,3.Ali menjelaskan skor tersebut berdasarkan pengungkapan keterbukaan di laporan tahunan ban tersebut dan kajian ini mengambil sampel lapran tahun 2013. (AZ)

BACA JUGA:   Pariwisata mulai Pulih, Astra Life Hadirkan Perlindungan Kesehatan Menyeluruh di Traveloka

130613_perumahan-1

Previous Post

Perbankan Diminta Perhatikan Nasabah Ritel

Next Post

Giorgio Armani Luncurkan Vespa 946 Emporio Armani

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR